Monday, 19 August 2019

Pekan Olah Raga 6.000 Santri Akan Dibuka Presiden Jokowi

Jumat, 30 September 2016 — 22:23 WIB
Presiden Jokowi bersama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi (ist)

Presiden Jokowi bersama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 6.000 santri dari berbagai pondok pesantren (Ponpes)  seluruh Indonesia akan mengikuti Pospenas VII (Pekan Olahraga dan Seni Antar-Ponpes), di Provinsi Banten pada 22-28 Oktober 2016.

Demikian disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat meluncurkan Pospenas di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (30/1). “Pospenas diselenggarakan lintas kementerian,” terang Lukman.

Selain Kemenag, kata Lukman, ada Kementerian Koordinator Pembangunan  Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Olahraga, Kemendagri, Kementian Pariwisata. “Pospenas rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” tambah Lukman dalam keterangannya didampingi Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin dan sejumlah pejabat dari berbagai instansi.

Lukman menerangkan tujuan dari kegiatan ini untuk membangun manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa, sehat jasmani dan rohani, termasuk meningkatkan budaya olahraga dan seni yang bernuansa Islami.

“Karena seni dan olahraga bukan hanya upaya memelihara tapi juga sekaligus mengembangkan hal-hal yang terkait dengan seni olah rasa jiwa dan jasmani kita. Itu bagian yang built in bagi santri dunia pesantren,” kata Lukman.

Ia berharap, penyelenggaraan Pospenas juga akan melahirkan atlet-atlet dan para seniman yang baik dan terus mengembangkan dunia seni, khususnya untuk mengembangkan bakat yang dimiliki para santri.

Adapun cabang olahraga utama yang dilombakan, antara lain atletik, voli, basket, sepak bola, sepak takraw, dan sejumlah cabang lain.

Sementara, untuk bidang seni, ajang yang dilombakan adalah seni musik, fotografi Islami, kaligrafi, pidato tiga bahasa, seni teater, cipta puisi, dan stand-up comedy. (Johara/win)