Tuesday, 23 May 2017

Rumah Blandongan Diusulkan Jadi Ciri Khas Tangsel

Jumat, 30 September 2016 — 18:39 WIB
Miniatur rumah blandongan yang diusulkan menjadi ciri atau khas Kota Tangsel. (anton)

Miniatur rumah blandongan yang diusulkan menjadi ciri atau khas Kota Tangsel. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Sejumlah anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengusulkan agar rumah blandongan dijadikan ciri khas Kota Tangsel mengantikan anggrek varian vanda douglas untuk logo maupun cinderamata utama.

“Kekhasan rumah blndongan tentunya memiliki nilai positif jika dijadikan sebagai ciri atau logo khas Kota Tangsel karena masih ada pengerajin dan masyarakat yang sampai saat ini mempertahankan warisan leluhur,” kata anggota Komisi III DPRD Propinsi Banten yang menjadi daerah pemilihan (Dapil) Kota Tangsel, Suryadi Nian kepada wartawan, Jumat (30/9).

Kalau tak salah, ujar dia, masih ada seniman betawi asal Kec. Pondok Aren yang eksis dalam membuat karya miniature rumah blandongan dengan nilai arstitik tinggi.

“Bahkan miniature mini rumah blandongan dapat dijadikan cinderamata utama bagi Kota Tangsel dalam berbagai kegiatan even naisonal maupun internasional serta lainnya,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi II Bidang Keuangan DPRD Kota Tangsel, Amar, mendukung adanya usulan menganti logo atau cirri khas Kota Tangsel dari anggrek varian vanda douglas ke rumah blandongan. Selain memiliki kekhususan berkaitan adat istiadata dan budaya betawi juga dapat menjadi salah satu perkonomian baru untuk masyarkat kecil di Kota Tansgel.

Paling tidak seniman atau pengerajin miniature rumah blandongan tentunya akan membuka usahanya dengan besar karena nantinya miniature rumah blandongan dapat dijadikan cinderamata khas Kota Tangsel, tuturnya yang berharap seniman atau pengerajin rumah blandongan diharapkan memngurus badan hokum karena nantinya dapat berkreasi tak hanya membuat miniatur rumah blandongan saja tapi berkembang lebih besar lagi.

Sedangkan, Kepala Bidang Perindustrian, ferry Payacun, mengatakan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel siap memfasilitasi pengerajin miniatur rumah blandongan. “Silahkan ke kantor dan kami siap memfasilitasi masyarakat atau pengerajin rumah blandongan untuk mengajukan penerbitan merk dan hak karya intelektual (HKI),” tuturnya.

Mereka yang ingin mengurus merk dagang dan HKI hanya menyerahkan foto copy KTP asal Kota Tangsel dan melapirkan contoh merk yang mau didaftar sperti logi berupa gambar dan warna yang jelas.

Bila dokumen lengkap pihaknya akan membawa langsung di daftarkan ke Direktorat Jenderal HKI Kementerian Hukum dan HAM RI dilampiri surat pengantar dari Disperindag, katanya. (anton/win)