Wednesday, 17 July 2019

Wartawan Sukabumi Protes Pemukulan Dilakukan Oknum TNI

Senin, 3 Oktober 2016 — 22:07 WIB
Sejumlah wartawan saat melakukan aksi unjuk rasa.

Sejumlah wartawan saat melakukan aksi unjuk rasa.

SUKABUMI (Pos Kota) – Puluhan wartawan yang bertugas di Sukabumi, Jawa Barat unjuk rasa, Senin (3/10/2016). Aksi tersebut sebagai bentuk kecaman terhadap tindakan oknum TNI yang diduga kuat menganiaya wartawan televisi NET TV, Sony Misdananto saat melakukan peliputan di Madiun, Jawa Timur.

Sejumlah wartawan itu berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi, dan Sukabumi Journalist Forum (SJF). Mereka menuntut Denpom TNI mengusut dan menghukum oknum TNI AD yang memukul Sony.

“Kekerasan fisik terhadap jurnalis merupakan tindakan kriminal dan melanggar UU Nomor 40/1999 tentang Pers. Panglima TNI Gatot Nurmantyo bertindak tegas kepada anggota TNI yang bertindak sewenang-wenang,” kata koordinator aksi, Fitriansyah Nachrowi saat menggelar aksi di bundaran Kota Sukabumi.

Menurut Fitriansyah, aparat negara seharusnya tahu dan paham tentang fungsi masing-masing profesi. Wartawan bekerja berlandaskan UU. Panglima TNI harus mengingatkan kembali kepada semua prajuritnya soal UU Pers.

Ketua PWI Kota Sukabumi Ahmad Rayadi turut menyesalkan tindakan represif oknum TNI kepada wartawan. Seharusnya menjalin kerjasama baik dengan wartawan. Wartawan bekerja dengan kode etik.

“Wartawan hadir untuk menjembatani suara masyarakat, bukan musuh aparat negara. Saya harap kekerasan kepada wartawan tak terus terulang,” tandas Ahmad. (sule)