Friday, 21 September 2018

Sambut Tahun Baru dengan Modal Obor!

Selasa, 4 Oktober 2016 — 5:45 WIB
mata

RIBUAN pil ekstasi dan sekian ons shabu akan disebar di ibukota dan sekitarnya jelang tahun baru. Ini berita yang dari tahun ke tahun selalu muncul di media massa. Berita itu tentu saja disertai penangkapan para pengedar yang sudah ancang-ancang mengeruk keuntungan dengan menjual narkoba.

Narkoba yang bakalan meracuni manusia siapa saja tanpa pandang bulu. Dari anak-anak sampai dewasa, orang biasa sampai orang gede, yan berduit tentu saja.

Tahun baru, selalu saja diartikan dengan pesta, foya-foya. Padahal kata para utstadz, orang-orang yang seperti ini sangat merugi. Karena mereka hanya menikmati makanan, minum yang haram, seperti miras dan narkoba!

Padahal banyak nikmat dari Allah Swt, nikmat menikmati sumber-sumber dari alam. Nikmat beramal, nikmat bersujud pada Yang Maha Kuasa, nikmat ketenangan karena tidak berbuat dosa. Selalu merasa dikejar dosa. Kalau nggak percaya, coba orang yang nggak pernah mencuri, dia mencoba mencuri maka hidup tidak akan tenang. Apalagi sampai mencuri harta negara, seperti korupsi. Hidup tak bakalan tenang, seperti dikejar-kejar hantu.

Mau sembunyi di mana saja, tak pernah tenang. Tapi, ya tadi kecuali mengonsumsi miras atau narkoba. Sudah dipastikan, semuanya akan bikin hancur hidupnya!

Nah, kembali ke acara Tahun Baru. Ada yang menarik pada sambut Tahun Baru Hijriah kemarin, masyarakat bikin acara pawai obor, sambil melantunkan puji-pujian terhadap Allah dan Nabi.

Bukan mau memuji, tapi beginilah seharusnya menikmati syukur. Bukan hura-hura yang akan menuai sengsara!

Pawai obor menyabut awal Hijriah. Murah-meriah, tanpa miras, dan narkoba. Hanya modal obor dan semangat! – massoes