Tuesday, 20 August 2019

Sebulan 14 Orang Ditangkap Bea Cukai Soekarno-Hatta

Selasa, 4 Oktober 2016 — 19:10 WIB
Keterangan pers soal penangkapan jaringan pengendar narkoba lewat Bandara Soekarno-Hatta

Keterangan pers soal penangkapan jaringan pengendar narkoba lewat Bandara Soekarno-Hatta

TANGERANG (Pos Kota) – Sindikat narkoba internasional masih gencar memasukkan barang haramnya ke Indonesia. Hal itu terbukti dari digagalkannya penyelundupan 4.273 gram shabu oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dalam kurun waktu sebulan ini.

Sebanyak 14 orang pelaku, dua diantaranya WN Afrika Selatan dan Tiongkok ditangkap bersama pihak kepolisian. Mereka diketahui sindikat narkoba asal Malaysia, Tiongkok dan Afrika Selatan. Modus yang digunakan cara lama, yakni body stripping.

“Jalur udara masih menjadi andalan bagi kurir narkoba karena cepat . Terbukti, kami menggagalkan tujuh upaya penyelundupan methamphetamine selama satu bulan terakhir,” kata Kepala Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang, Selasa (4/10/2016).

Erwin menjelaskan, penyelundupan pertama dilakukan SBV, seorang perempuan asal Afrika Selatan. Ia ditangkap lantaran kedapatan membawa 740 gram shabu di celana dalamnya. Sepekan kemudian, petugas berhasil mengamankan JW. Dengan modus yang sama, pria asal Tiongkok itu juga kedapatan membawa 990 gram shabu.

Penyelundupan dengan modus Body Stripping kembali digagalkan petugas. Kali ini dilakukan 4 kurir narkoba asal Indonesia. Mereka kedapatan membawa 2.543 gram methamphetamine ditubuhnya. Salah satu diantaranya nekat menyembunyikan barang haram tersebut ke dalam duburnya.

“Pelaku berinisial J, JM, M dan ES. Modusnya dibawa oleh penumpang pesawat. Ada yang disembunyikan di dalam bagasi, sepatu hingga yang unik di sembunyikan di duburnya,” kata Erwin Situmorang didampingi Kapolres Bandara Soetta, Kombes Heri Sumarji.

Bersama aparat kepolisian, pihak Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kemudian melakukan pengembangan. Alhasil, delapan penerima barang berhasil ditangkap di Surabaya dan Palembang. “Dari tujuh kasus, total pelaku yang diamankan ada 14 orang. Mereka jaringan internasional,” ungkap Erwin.

Atas prestasi itu, Kantor Bea Cukai Bandara Soetta memberikan penghargaan kepada Kapolres Kombes Heri Sumarji dan Kasat Narkoba Kompol Martua Raja Taripar Laut Silitonga dan beserta anak buahnya. ‎”Meski baru dua bulan menjabat sebagai Kapolres, Kombes Herry Sumarji konsisten memerangi narkoba, progam yang dicanangkan Presiden Jokowi,” Erwin menandaskan. (Imam)