Tuesday, 11 December 2018

Presiden Kolombia Terima Nobel Perdamaian

Jumat, 7 Oktober 2016 — 19:29 WIB
Presiden Juan Manuel Santos dianugerahi Nobel Perdamaian 2016 (reuters)

Presiden Juan Manuel Santos dianugerahi Nobel Perdamaian 2016 (reuters)

NORWEGIA – Nobel Perdamaian 2016 diberikan kepada Presiden Kolombia Juan Manuel Santos atas perjuangannya menghentikan perang sipil di negaranya.

Presiden Santos berhasil mengajak pemberontak FARC menandatangani perjanjian damai pada bulan September lalu setelah empat tahun negosiasi. Namun warga negara Kolombia menolak perjanjian perdamaian dalam referendum yang dilakukan akhir pekan lalu dengan 50,22 persen menolak perjanjian untuk menghentikan perang sipil selama lima dekade.

Komite Nobel mengumumkan pemberian hadiah ke Presiden Santos di Oslo pada Jumat (7/10). Dalam pernyataannya, komite menganggap Presiden Santos layak mendapat Nobel Perdamaian karena kerja kerasnya untuk menghentikan perang sipil selama lebih dari 50 tahun, perang yang telah menewaskan sedikitnya 220 ribu warga negara Kolombia dan membuat lebih dari enam juta menjadi pengungsi.

“Penghargaan ini juga menjadi perhormatan kepada warga negara Kolombia yang di tengah menghadapi ujian dan kekerasan, tidak kehilangan harapan untuk pencapai perdamaian. Dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam proses perdamaian,” demikian pernyataan Komite Nobel.

Presiden Santos adalah satu dari 376 kandidat peraih Nobel Perdamaian 2016, yang terdiri dari 228 kandidat individual dan 148 organisasi.(daus)