Thursday, 15 November 2018

Debat Capres AS, Trump Bawa Tiga Perempuan ‘Selingkuhan’ Clinton

Senin, 10 Oktober 2016 — 9:58 WIB
Donald Trump saat memberikan keterangan pers didampingi wanita yang mengaku pernah dilecehkan Clinton (reuters)

Donald Trump saat memberikan keterangan pers didampingi wanita yang mengaku pernah dilecehkan Clinton (reuters)

AMERIKA– Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, merujuk komentar cabul tentang perempuan yang pernah dia utarakan dalam video yang direkam pada 2005 lalu sebagai “perbincangan kamar ganti”.

Trump mengaku “tidak bangga” dan “malu” dengan ucapannya pada 2005 lalu. Namun, kemudian dia balik menuding mantan Presiden AS Bill Clinton, suami Hillary.

Pernyataan Trump mengemuka satu jam sebelum debat dengan rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dimulai. Saat itu dia muncul dengan tiga perempuan yang menuding Bill Clinton, melakukan pelecehan seksual.

“Tiada seorang pun di dalam sejarah politik yang bersikap kasar terhadap perempuan,” ujar Trump, merujuk Bill Clinton.

Ketiga perempuan yang mendampingi Trump dalam konferensi pers adalah Paula Jones, Juanita Broaddrick, dan Kathleen Willey.

Paula Jones mantan karyawan Negara Bagian Arkansas yang pernah menuding Bill Clinton melakukan pelecehan seksual. Pada 1999 kasus itu tidak berlanjut setelah Jones menerima US$850.000 (Rp11 miliar).

Juanita Broaddrick ialah perempuan yang mengklaim Bill Clinton memperkosanya di h kamar hotel pada 1978. Clinton membantah klaim itu dan tiada tuntutan hukum yang muncul.

Perempuan ketiga adalah Kathleen Willey, mantan karyawan Gedung Putih yang mengaku Bill Clinton melecehkannya pada 1993, namun sempat mengatakan hal itu tak pernah terjadi.

Trump kemudian menyebut ketiga perempuan yang mendampinginya dalam konferensi pers sebagai perempuan yang “sangat berani”.

Hillary Clinton menolak membahas komentar Trump tentang suaminya. Namun, menurut Hillary Clinton, konferensi pers Trump dengan tiga perempuan itu, adalah upaya keputusasaan.

Sebelumnya, Trump meminta maaf atas komentar cabul terhadap perempuan yang dia sampaikan dalam video yang direkam pada 2005 lalu.

Trump mengatakan bahwa “kata-kata tersebut tidak mencerminkan siapa saya… saya minta maaf”.

Pernyataan minta maaf singkat sepanjang 90 detik disampaikan Trump pada Sabtu (08/10) pagi, tampaknya menjadi permintaan maaf pertama setelah mengeluarkan komentar yang kontroversial selama masa kampanye.(BBC)