Thursday, 23 May 2019

Kasudin KPKP Jaktim : Kita Sudah Bebas Rabies, Jawa Barat Belum

Kamis, 13 Oktober 2016 — 23:43 WIB
Walikota Jaktim Bambang Musyawardana saat mencanangkan vaksinasi rabies. (ist)

Walikota Jaktim Bambang Musyawardana saat mencanangkan vaksinasi rabies. (ist)

JAKARTA (Pos Kota)- Dalam rangka memperingati hari rabies internasional 2016, Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana canangkan vaksinasi rabies massal se-Jakarta Timur, Kamis (13/10).

Kegiatan yang dilakukan di lapangan Sarana Olah Raga (SAGA) Perumahan Pondok Kopi RT 012/RW 09 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit tersebut menyasar anjing, kucing, kera dan musang.

Tercatat ada 58 ekor hewan peliharaan yang divaksinasi dalam pencanangan tersebut. Terdiri atas 20 ekor anjing, dan 38 ekor kucing.

“Vaksinasi anti rabies akan berlangsung 13-18 Oktober serentak disemua kecamatan di Jakarta Timur. Silakan warga yang memiliki hewan peliharaan segera bawa untuk mendapatkan vaksinasi,” kata Walikota.

Semua kegiatan vaksinasi rabies dilakukan Cuma-Cuma alias gratis. Semua biaya ditanggung oleh Pemda DKI Jakarta.

Walikota mengatakan vaksinasi rabies di Jakarta Timur diantaranya untuk mengatisipasi masuknya hewan yang terkena rabise dari perbatasan wilayah Jakarta. “Meskipun mayoritas di Jakarta sehat semua, kita hanya takut jika ada Imigrasi, seperti hewan yang dibawa dari Bekasi atau Tangerang dan tidak dilaporkan terlebih dulu, maka dari itu, kita coba upayakan semaksimal mungkin untuk vaksinasi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut walikota menegaskan, pemberian vaksin pada hewan ini tidak hanya diberikan kepada hewan peliharaan saja. Namun, hewan liar juga akan dilakukan perlakuan serupa oleh Sudin KPKP Jaktim.

Targetnya sebanyak 3.750 hewan peliharaan yang ada di jaktim bisa mendapatkan vaksinasi rabies. Target tersebut sudah terlampaui mengingat hingga kini sudah 4.821 hewan yang divaksin. “Jumlah diharapkan bertambah, syukur-syukur sampai 1.000 atau 2000 hewan selama pelayanan vaksinasi rabies massal dari tanggal 13 sampai tanggal 18 Oktober,” paparnya.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Agung Priambodo mengatakan, animo warga sangat tinggi sekali untuk mengikuti vaksinasi rabies. Ini artinya kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan rabies cukup baik.

“Kita berada di wilayah berbatasan dengan daerah Bekasi, dimana daerah Jawa Barat ini belum bebas Rabies. Sementara daerah kita yang bebas Rabies, harus mempertahankan nol kasus dengan antisipasi tersebut. Dan alhamdulilah, sampai saat ini belum ada temuan kasus Rabies dan mudah-mudahan tidak ada,” paparnya. (inung)