Thursday, 18 October 2018

Kapolri: Tidak Ada Perintah Periksa Amien Rais

Minggu, 16 Oktober 2016 — 10:34 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA (Pos Kota) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah berita akan memeriksa Mantan Ketua MPOR, Amien Rais, karena menuding Presiden Jokowi telah melindungi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Saya melihat ada beberapa berita hoax untuk menyudutkan saya akhir-akhir ini, seperti slide isi arahan saya yang tidak benar dan tidak jelas sumbernya. Juga seolah-olah ada perintah saya untuk memeriksa Pak Amien Rais. Padahal, tidak ada perintah saya, terutama terkait masalah Gubernur Ahok,” ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/10/2016).

Menurut Tito, hubungan dia dengan Ahok sebatas profesional, yakni saat Tito masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya pada 2015 lalu.

“Sesama Forkompimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) yang harus baik hubungannya karena bagian dari komunitas pemimpin Jakarta. Kalau hubungan antar pimpinan tidak baik, kasihan rakyat, akan dirugikan,” kata Tito.

Kapolri Tito mengimbau masyarakat tidak begitu saja menyerap berita maupun-informasi yang tersebarluas di media sosial. “Medsos tidak bertuan. Setiap orang dapat membuat sesuatu dan sengaja diviralkan untuk agenda mereka sendiri. Apalagi di musim politik pilkada ini,” tegas Tito.

Beberapa hari terakhir ini, beredar kabar bahwa Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk memeriksa Amien Rais. Dikabarkan Amien Rais mesti diperiksa karena orasinya provokatif dengan menuding Presiden Joko Widodo melindungi Ahok terkait tuduhan penistaan agama.
(*/sir)

  • Tongtongsot Welgduwelbeh

    Hati-hati pak kapolri, agenda paham zionis mulai masuk untuk menghancurkan Indonesia perlahan-lahan (Indonesia dan Malaysia adalah target mereka). Para elite di MUI, NU, Muhammadiyah, MTA dll. sudah tahu dan paham akan hal itu.