Tuesday, 25 September 2018

PKB Tidak Benci Ahok, Tapi Beda Tipe Kepemimpinan

Minggu, 16 Oktober 2016 — 11:44 WIB
Ketua umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, disela-sela workshop Perempuan Bangsa di Jakarta Selatan.(rinaldi)

Ketua umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, disela-sela workshop Perempuan Bangsa di Jakarta Selatan.(rinaldi)

JAKARTA (Pos Kota) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai demo damai umat Islam mendesak Polri memproses hukum penistaan agama atas ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahokml, menunjukkan kedewasaan berpikir, berbangsa dan bernegara, umat Islam Indonesia.

“Hal itu sejalan sikap PKB, yang tidak membenci Ahok atau tidak suka SARA tetapi hanya cara pandang dan tipe kepemimpinan dengan Ahok,” ujar Ketua umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, disela-sela workshop Perempuan Bangsa di Jakarta Selatan, Minggu (16/10/2016).

Bagi Cak Imin, panggilannya, PKB memiliki garis politik yang tidak menyebarkan kebencian apalagi menciptakan adu domba yang mengakibatkan perpecahan anak bangsa dan negara. Pasalnya, PKB berlandaskan alur politik yang Rahmatan Lil Alamin atau memberi rahmat bagi seluruh alam.

Karenanya, Muhaimin sangat menyesali adanya orang-orang dan kelompok-kelompok yang memanfaatkan isu Suku Agama Ras Antar-golongan (SARA) dan menyebarkan kebencian hanya sekadar membela satu orang atau kelompoknya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Padahal isu SARA itu tidak bermasalah karena realitas sosial di negara kita, yang dibangun berlandaskan keberagaman. Yaitu Satu Nusa-Bahasa-Bangsa Indonesia, yang didengungkan saat Soempah Pemuda tahun 1928,” ungkap keponakan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu.

(rinaldi/sir)