Friday, 16 November 2018

Dinilai Lecehkan Islam, Atlet Inggris Kunjungi Dua Masjid

Kamis, 20 Oktober 2016 — 0:32 WIB
Louis Smith dan rekannya Luke Carson 'menirukan gerakan salat dan lafal azan dengan gaya mengolok-olok'

Louis Smith dan rekannya Luke Carson 'menirukan gerakan salat dan lafal azan dengan gaya mengolok-olok'

INGGRIS– Atlet Inggris peraih medali perak Olimpiade, Louis Smith, mengunjungi dua masjid di London, setelah muncul video dirinya yang dinilai ‘melecehkan agama Islam’.

Sejak video ini diunggah ke internet, pesenam berusia 27 tahun ini mengaku menerima ‘ancaman hukuman mati’. Ia kemudian meminta maaf dan mengatakan akan berkunjung ke masjid untuk mengetahui lebih dalam tentang agama Islam.

Janji ini ia penuhi pada hari Selasa (18/10) ketika seluruh anggota kontingen Olimpiade Inggris yang turun di Rio disambut oleh Wali Kota London, Sadiq Khan, di Trafalgar Square.

“Kasus ini menyadarkan kepada saya bahwa dunia ini sangat luas, ada banyak hal yang tidak saya ketahui. Kita semua harus keluar dari dunia yang mengungkung kita dan melihat dunia lain yang lebih luas,” kata Smith di kompleks satu masjid di London.

“Saya senang bisa bertemu dengan warga di sini. Ini membuka mata dan hati saya,” imbuhnya.

Di video tersebut, yang sepertinya direkam sendiri oleh Smith, rekannya yang juga pesenam, Luke Carson, menirukan gerakan salat di atas permadani sambil tertawa.

Carson dan Smith juga melafalkan penggalan azan ‘dengan gaya mengolok-olok’.

Smith mengatakan video ini memperlihatkan dirinya ‘abai dengan agama yang dianut orang lain’ dan karenanya ia meminta maaf.

Ia menjelaskan bahwa kasus ini harus segera diredam karena ia tidak ingin tindaknnya dicontoh oleh anggota masyarakat.

Tindakan Smith yang berkunjung ke masjid ini disambut baik oleh Farooq Aftab, pegiat di komunitas Muslim di Inggris.

“Video Smith memang menyerang agama kami. Tapi sejalan dengan nilai-nilai Islam, Alquran, dan contoh yang diperlihatkan Nabi Muhammad, komunitas Islam memaafkannya,” kata Aftab kepada koran The Guardian.

“Inilah Islam yang sebenarnya dan kami berharap ia lebih sering lagi berkunjung ke masjid,” katanya.

Meski sudah meminta maaf, Smith masih bisa menghadapi hukuman larangan berlomba dari persatuan senam Inggris.

Organisasi ini mengatakan mereka mengecam keras tindakan mengolok-olok agama dan anggota organisasi yang melanggar kode etik bisa diskors atau dipecat.(BBC)