Monday, 19 August 2019

Ketua Pengadilan Agama Kok Malah Mesum Sendiri

Kamis, 20 Oktober 2016 — 6:45 WIB
bu-ketua

KELAKUAN Ny. Emilia, 49, ini sungguh “luar biasa”. Sebagai Ketua Pengadilan Agama, malah berbuat mesum di hotel bersama Zainal, 50. Mereka digerebek Satpol PP saat berdua-dua padahal mereka bukan suami istri. Maka jubir MA pun sampai berucap: ini sungguh luar biasa. Maksudnya: luar biasa gatelnya, ngkali.

Kisah motivator kondang Mario Teguh membuktikan bahwa orang yang pakar mengatasi masalah orang, ternyata juga punya masalah sendiri. Inilah yang kemudian mereduksi kepercayaan orang. Kisah di Sumatera Barat ini sepertinya serupa, tapi tak sama. Bagaimana tidak, Ny. Emilia yang Ketua Pengadilan Agama, eh…..malah berbuat selingkuh sendiri. Padahal karena jabatannya, dia selama sering harus mengadili orang-orang yang mau bercerai lantaran masalah perselingkuhan. Apakah tugas mengkritisi harus pula jadi praktisi?

Manusia memang bukan malaikat. Malaikat tak punya nafsu, sedang manusia ombyokan! Maka Ny. Emilia yang sebulan berjauhan dengan suaminya di Medan, jadi sungguh kesepian. Biasanya rutin dapat kehangatan malam, sudah sebulan ini sejak bertugas di Padang Panjang (Sumbar), hari-hari sepinya menjadi demikian panjang.

Emilia jabatannya sebagai Ketua Pengadilan Agama. Dalam tugasnya dia akan selalu menghadapi dan menyelesaikan konflik rumahtangga. Setiap pasangan suami istri yang hendak bercerai, sedapat mungkin PA akan menasihati dan jangan sampai bercerai. Pendek kata dipersulitlah. Peceraian mudah diproses, manakala pasalnya: perselingkuhan.

Karena dorongan seksnya yang tak tertahankan, Emilia rupanya jadi lupa akan status dan jabatannya. Kebetulan dia punya teman akrab, temannya yang dulu satu bangku sekolah di SMA. Zainal itu orangnya ada di Riau, tapi diundangnya untuk ketemu di Padangpanjang, tempatnya Emilia bertugas. Ngapain? Ya ngobrol-ngobrolah sajalah.

Nah, lelaki perempuan yang tanpa ikatan suami istri ini kemudian pesan kamar di hotel Dahlia. Berlainan jenis dalam satu kamar, bagaimana setan tidak nimbrung. Dan itulah yang terjadi. Mereka pun mereguk kenikmatan ragawi. Aset milik Emilia yang selama ini hanya untuk suami, kali ini diserahkan ke Zainal tapi tak bisa disebut sebagai akuisi.

Tapi sial, saat mereka berasyik masyuk, ternyata Satpol PP Kabupaten Padang Panjang sedang menggelar operasi pekat (penyakit masyarakat). Keduanya pun otomatis terkena razia. Awalnya mereka mengaku sebagai suami istri, tapi kok alamatnya berlainan? Petugas pun curiga. Lebih curiga ketika ada SMS untik Emilia yang berbunyi: kita ngaku sebagai suami istri, jangan lupa nama-nama anak kita.

Akhirnya keduanya pun mengaku bahwa memang bukan suami istri. Yang mengagetkan, ketahuan bahwa pihak perempuannya adakah seorang Ketua Pengadilan Agama. Meski Emilia sudah membayar denda Rp 1 juta, tapi proses di MA takkan berhenti. Kini Ketua PA Padang Panjang itu sudah dinon-aktifkan.

Ini akibat nafsunya masih aktif, meski sudah tua. (JPNN/Gunarso TS)

  • Eddy Setiabudi Wijaya

    NTAR DI DEMO SAMA 3000 PASUKAN FPI DAN MUI KELUARKAN FATWA BURUNG DAN SANGKARNYA HAHAHAHAHA