Wednesday, 21 November 2018

Berharap Gubernur Peduli Ciliwung

Minggu, 30 Oktober 2016 — 6:45 WIB
Shok telusuri Ciliwung

Shok telusuri Ciliwung

JAKARTA (Pos Kota) – Masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Ciliwung berharap berbagai program yang telah digulirkan Pemprov DKI saat ini dapat diteruskan oleh gubernur terpilih di Pilkada DKI. Mengingat bukan hanya sekedar sungai, namun Ciliwung merupakan ikon bagi Jakarta.

Harapan tersebut diungkapkan Royani, Ketua Komunitas Ciliwung di sela pendirian Sekolah Sungai Jakarta di Jalan Kemuning Dalam 1, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10).

Menurut Royani sejauh pihaknya mengapresiasi perhatian Pemprov DKI kepada kelompok masyarakat peduli Ciliwung. Utamanya menyangkut perekrutan 140 aktifis pecinta Ciliwung yang dijadikan Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh Pemprov DKI.

Dikatakan Royani, sejak tahun 2007, berbagai program digulirkan untuk pelestarian Ciliwung. Di pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo-Prijanto, digulirkan program stop nyampah di Ciliwung. Kemudian hal yang sama digalakkan kembali pada era Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Yang teranyar yakni di era Pak Ahok-Djarot yang merekrut 140 anggota komunitas Ciliwung menjadi PHL. Ini bukti perhatian pemerintah. Dan kami berharap siapapun yang terpilih nanti sebagai gubernur di Pilkada DKI dapat memberikan perhatian yang sama. Bahkan lebih kepada Ciliwung. Ya kami berharap aka lahir gubernur yang peduli Ciliwung di Pilkada DKI,” ujar Royani.

Adapun Royani berharap langkah Pemprov DKI menormalisasi Kali Ciliwung tidak melulu dengan membangun shit pile di seluruh bantaran Ciliwung. Mengingat di beberapa bagian ekosistem salah satu sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut masih harus diperhatikan.
“Normalisasi bukan berarti betonisasi. Yang perlu dilakukan yakni normalisasi dengan mengembalikan ekosistem di bantaran Ciliwung itu sendiri,” pungkasnya.(guruh)