Thursday, 20 September 2018

Seorang Remaja Dihabisi Berandalan Motor di Bandung

Minggu, 30 Oktober 2016 — 14:17 WIB
im Inafis Sat Reskrim Polrestabes Bandung memeriksa mayat korban di Jalan Rajawali, Kota Bandung

im Inafis Sat Reskrim Polrestabes Bandung memeriksa mayat korban di Jalan Rajawali, Kota Bandung

BANDUNG (Pos Kota) -Kebrutalan berandalan bermotor kambuh lagi di Kota Bandung, Jawa Barat. Seorang pemotor Krisna Saputra, tewas tergeletak di Jalan Rajawali, Bandung setelah dikejar dua pemotor, Minggu (30/10/2016) Subuh. Korban tewas karena luka serius pada tubuhnya. Polisi mengevakuasi mayat pria itu ke RS Polri Sartika Asih Bandung.

Oktaviansi,19, teman korban, menjelaskan, Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 wib, tujuh teman korban mengendari sepeda motor konvoi menuju Alun-alun Kota Bandung. Korban lanjutnya mengendarai sepeda motor sendiri dengan kecepatan tinggi.

Ketika memasuki Jalan Sudirman, korban dikuntit dua sepeda motor kemudian dan hilang di satu jalan tikus di Jalan Rajawali.
“Kami sempat mengejar dan mencari korban tapi tak ketemu.”

Ketika temannya Acep mengejar ke arah Jalan Rajawali, ia kaget karena menemukan korban terkapar di tengah jalan dengan kondisi bersimbah darah. Atas kejadian itu, lanjutnya Acep pun segera menghubungi keluarga korban di Sukajadi dan melapor ke polisi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, mengungkapkan, berbekal laporan Satuan Reskrim Polrestabes Bandung menurunkan anggotanya termasuk Inafis.

Hasil pemeriksaan, polisi menduga kuat korban tewas lantaran dihabisi ketika mengendarai sepeda motor. “Mayat korban dievkuasi dan dibawa ke RS Polri Sartika Asih,“ tandasnya.

Hasil keterangan saksi menduga kuat korban tewas diduga kuat dianiaya oleh sekelompok berandalan pria bermotor. “ Kami masih melakukan penyelidikan,“ pungkasnya.
(dono/sir)