Saturday, 20 October 2018

Fadli Zon Minta Jokowi Tak Pergi Dari Istana Saat Demo 4 November

Senin, 31 Oktober 2016 — 17:18 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon

SENAYAN (Pos Kota) – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengungkapkan keprihatinannya atas sikap dan penanganan pemerintah terhadap aksi massa penegakkan hukum jilid II terkait dugaan penistaan agama sesuai KUHP Pasal 156 (a).

“Sebagai kepala negara, Jokowi seharusnya mengapresiasi masyarakat yang peduli terhadap penegakkan hukum. Bukan malah menghadap-hadapkan dengan aparat keamanan, yang notabene juga pengayom dan pelindung masyarakat, yang dipolitisir sebagai aksi anarki penggulingan dirinya. Hadapi aja mereka toh aksi damai mereka sesuai hak konstitusi,”  ujarnya saat dicegat wartawan parlemen di Senayan, Senin (31/10).

Alasannya, ia menjelaskan, aksi damai ulama dan habaib itu semata-mata aksi massa untuk penegakkan hukum yang mengapresiasi supremasi hukum negara ini. “Jadi tidak alasan untuk melarang aksi damai itu. Soal jumlah, saya pernah ikuti aksi 2 juta orang di London pada 2005 nggak masalah kok,” ungkapnya.

Surati Presiden

Di bagian lain, Fadli Zon mengakui DPR telah menyurati Presiden Joko Widodo untuk mengapresiasi aspirasi aksi massa untuk penegakkan hukum sebagai wujud kepala negara menegakkan supremasi hukum. Jokowi diharapkan tidak meninggalkan Istana saat demo 4 November.

“Saat aksi nanti, Presiden Jokowi jangan tinggalkan istana kepresidenan sebagai bentuk tanggung jawab kepala negara menegakkan supremasi hukum sekaligus menerima aspirasi rakyatnya,” imbaunya. (rinaldi/win)

  • Mohamad Reza

    Nyatanya Bang, dia malah ke bandara.
    Percuma main kuda sama Pak Prabowo. Pencitraan doang
    Mendingan kemarin jokowi main kuda lumping aja sm ahoax

    • Supirah

      Memangnya Si Fadli Zon itu siapa berani2nya mengatur Presiden, coba kalau presidennya Suharto sudah mampui lu

      • Mohamad Reza

        Pake logikanya abang aja dah.
        Kepala negara macam apa itu? umat islam udah jauh2 hari menyatakan akan demo dan bicara dng presiden. Eh dia malah kabur pura2 nyibukin diri.
        Gak menghargai umat islam. Padahal dia sendiri “islam”.
        Maklum si petugas partai udah dibilangin ibunya suruh bela cagub dr partai dia sendiri.
        Maklum. Sesama dinasti monyong putih harus saling membela