Sunday, 15 September 2019

Prabowo : Saya Punya Kepentingan yang Sama dengan Jokowi

Senin, 31 Oktober 2016 — 23:16 WIB
Presiden Jokowi dan Ketua Umum  Partai Gerindra saat menunggang kuda. (Ist)

Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra saat menunggang kuda. (Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi sambangi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10). Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai masalah bangsa.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo tersebut mendadak, dan di luar agenda kepresidenan. Jokowi sendiri menyatakan, bahwa pertemuannya dengan Prabowo untuk silaturrahmi.

Jokowi sendiri mengatakan dalam pertemuannya dengan Prabowo, banyak hal yang dibicarakan berkaitan dengan makro bangsa dan kebangsaan kita, juga makro yang berkaitan dengan politik kita, makro yang berkaitan dengan ekonomi kita.

“Beliau banyak sekali memberikan masukan-masukan dan pemerintah kita sangat menghargai apa yang tadi disampaikan oleh Pak Prabowo,” jelas Jokowi.

Prabowo sendiri mengatakan, bahwa dirinya concern (perhatian khusus) dengan beberapa masalah keamanan. “Dan beliau kan sebagai panglima tertinggi, jadi saya wajib menyampaikan pandangan-pandangan saya dan alhamdulillah beliau sangat terbuka,” tambah Prabowo.

Prabowo mengakui bahwa pihaknya termasuk yang sesekali berbeda pandangan dengan pemerintah. Namun, dirinya tetap menyadari bahwa antara ia dengan pemerintahan Joko Widodo memiliki kepentingan yang sama, menjaga keutuhan negara.

“Jadi dalam hal-hal tertentu ya kita harus ketemu dan kita harus menyampaikan, beliau (Presiden) sangat terbuka. Beliau minta pandangan saya tentang beberapa hal dan saya sampaikan. Saya bilang saya siap setiap saat diminta oleh pemerintah untuk terus memberi masukan, demi kepentingan rakyat dan bangsa,” ucap.Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan dalam kesempatan tersebut mengemukakan pandangannya jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilakukan secara serentak tahun depan.

Prabowo berujar, dirinya selalu berharap agar pelaksanaan pesta demokrasi rakyat dilakukan dengan baik dan tenteram. Ia juga berpesan agar mewaspadai setiap upaya yang dapat memecah belah bangsa.

“Kita harus jaga jangan sampai ada katakanlah unsur-unsur yang mau memecah belah bangsa. Itu yang sangat kita jaga. Kita negara yang majemuk. Kita negara banyak suku, banyak agama, banyak ras. Semua masalah kalau ada masalah marilah kita selesaikan dengan sejuk, dengan damai,” terang Prabowo.

Suasana akrab terlihat akrab anar-keduanya, usai pertemuan, keduanya juga sempat menunggangi kuda milik Prabowo. Kuda yang dinaiki Presiden berwarna putih, Salero namanya. Sedangkan Prabowo, menunggangi kuda coklat bernama Princite. Topi koboi pemberian Prabowo pun dikenakan Presiden saat menunggangi kuda yang berjalan bersebelahan tersebut. (Johara)