Monday, 26 August 2019

Walikota : Jalan Boulevard Ambles, Pengembang GDC Harus Cepat Perbaiki

Rabu, 2 November 2016 — 15:24 WIB
Badan jalan utama Cilodong – Depok dikawasan Kompleks GDC Depok yang ambrol dan terputus. (anton)

Badan jalan utama Cilodong – Depok dikawasan Kompleks GDC Depok yang ambrol dan terputus. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Walikota Depok minta pengembang  Grand Depok City (GDC) untuk secepatnya memperbaiki amblesnya badan Jalan Boulevard GDC yang menjadi jalan utama Depok – Cilodong. Ini untuk antisipasi kecelakaan lalu lintas. Diminta pula tambahan penerangan jalan umum (PJU) .

“Pemkot Depok secara resmi telah mengirimkan surat ke pengembang GDC untuk secepatnya memperbaiki  badan jalan yang ambles serta menambal puluhan titik jalan yang rusak, bergelombang dan terkelupas, guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pemakai kendaraan,” tegas Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Kepala DBMSDA Manto, Rabu (2/11).

Keberadaan Jalan Raya Boulevard GDC menjadi salah satu jalan utama dan strategis penghubung wilayah Cilodong dan arah Cibinong, selain jalan yang sudah ada. Kondisi ini menjadi salah satu jalan perekonomian bagi warga Kota Depok bagian Selatan sehingga perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurut dia, beberapa titik jalan memang kondisinya perlu ditambal dan diperbaiki karena bergelombang serta terkelupas sehingga sangat membahayakan pemakai kendaraan.

“Memang masih menjadi tanggung jawab pengembang karena sarana dan prasaran sosial atau fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) belum ada penyerahan secara resmi,” tuturnya.

Puluhan Titik Rusak

Ditambahkan Kepala DBMSDA Kota Depok, Manto, surat permintaan agar pengembang memperbaiki kondisi badan Jalan Boulevard GDC sudah dikirimkan tinggal menunggu tindak lanjutnya saja.

Tak hanya memperbaiki badan jalan yang amblas saja tapi puluhan titik kerusakan sepanjang jalan itu juga diminta diperbaiki agar tak membahayakan pemakai jalan.

Ini berkaitan belum adanya penyerahan aset pengembang GDC ke Pemkot Depok. Jadi kegiatan pemeliharaan dan perbaikan masih tanggung jawab pengembang GDC.

“Kalau tak salah prosesnya tengah masuk dalam pembahasan antar Pemkot Depok dan pengembang karena sampai saat kegiatan pembangunan perumahan masih terus berlangsung,” imbuhnya.

Sedangkan, Kepala Bidang Aset DKPP, Nina Suzana, mengakui bahwa proses  penyerahan aset fasos dan fasum pengembang GDC Kota Depok sedang dilakukan karena dilaksanakan instansi terkait dan diharapkan selesai bulan Nopember 2017 ini.

“Pemkot Depok berupaya untuk menyelesaikan masalah penyerahan aset dari pengembang GDC secepatnya kalau perlu malah bulan Nopember 2016 ini selesai,” tuturnya. (anton/win)