Thursday, 13 December 2018

Majelis Dzikir Brigade 08 Siap Turun di Aksi Damai Bela Islam Jilid II

Kamis, 3 November 2016 — 9:41 WIB
Brigade 08

JAKARTA (Pos Kota) – Anggota Ormas Brigade 08 yang tergabung dalam Majelis Dzikir Brigade 08 dipastikan akan terlibat dalam aksi damai Bela Islam Jilis II pada Jumat (4/11/2016). Mereka akan berbaur dengan peserta aksi tanpa mengenakan atribut ke-ormas-annya.

Ketua Umum Brigade 08 Zecky Alatas SH.MH menampik tudingan aksi umat Islam dari banyak daerah itu semata-mata berlatar agenda politik dan kepentingan kelompok tertentu. Zecky memastikan, anggota yang tergabung dalam Majelis Dzikir ikut andil dalam aksi itu karena panggilan dari nurani sebagai seorang muslim.

“Kami tidak turun sebagai Ormas Brigade 08, tetapi sebagai Majelis Dzikir, karena Allah. Kami akan terlibat dalam aksi 4 November nanti karena panggilan hati nurani kami untuk membela kesucian agama kami,” jelas Jecky di acara pembukaan kegiatan Majelis Dzikir Brigade 08 yang dibina Habib Hamid bin Umar Al Hamid.

Senada dengan statement Zecky, ulama lulusan Handramaut, Yaman ini juga memastikan Majelis Dzikir yang dipimpinnya tidak tercampur aduk dengan urusan politik terkait aksi damai nanti.
“Sebagai umat Islam kami terpanggil dari sanubari yang paling dalam untuk membela Islam, wabil khusus Al Quran nya. Apa yang akan kami lakukan pada Jumat 4 November nanti betul-betul murni dari niat suci membela kehormatan agama kami,” tegas Habib Hamid, asal Malang, Jawa Timur yang belum lama tinggal di Jakarta.

Pembina Mejelis Dzikir Birgade 08 mengaku terus berkordinasi dengan umat Islam di Malang yang juga terpanggil untuk hadir di Jakarta dalam aksi 4 November. “Saya dapat kabar, umat Islam dari Malang yang menggunakan 300 mobil dan 15 Bis sudah tiba di Jakarta. Mereka akan melakukan i’tikab di Masjid Istiqlal sampai Jumat nanti,” ungkapnya.

Sebagai orang nomor satu di ormas ini, Zecky sudah mewanti-wanti anggotanya yang akan ikut aksi untuk tidak menggunakan atribut Brigade 08. “Kami akan mengenakan pakaian putih-putih dan hanya membawa bendera Majelis Dzikir Brigade 08. Kami akan berbaur dengan paserta yang lain dan mengikuti komando pimpinan aksi,” papar Zecky.

Seperti apa yang diharapkan para peserta aksi, Majelis Dzikir Brigade 08 juga berharap aksi damai itu bisa berhasil mewujudkan niat penegakan hukum seadil-adilnya terkait kasus penistaan agama. “Kami berharap, dengan aksi ini ada keseriusan dari kepolisian dengan meningkatkan status terlapor menjadi tersangka,” kata Zecky.

Jika hal itu terjadi, Zecky yang mengkomandani 16 DPD Brigade 08 di 16 provinsi yakin serial unjuk rasa akan berakhir. “Tapi sebaliknya, jika aspirasi umat Islam ini diabaikan, bahkan kasusnya sampai di’close’, akan muncul aksi massa selanjutnya, mungkin dalam jumlah yang lebih besar dan ini berbahaya untukl keutuhan NKRI,” jelasnya.

Baik Zecky maupun Habib Hamid, sama-sama memiliki harapan agar aksi damai nanti bisa berlangsung dengan sejuk dan damai tanpa tindakan anarkis.

(hari/sir)