Thursday, 20 September 2018

Ahok Tak akan Mundur dari Pencalonan Gubernur

Sabtu, 5 November 2016 — 21:07 WIB
Ahok saat menghadiri acara relawan Jasmev di jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016). (Ikbal)

Ahok saat menghadiri acara relawan Jasmev di jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016). (Ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tidak akan mundur dalam pencalonannya sebagai gubernur Jakarta pada Pilkada DKI 2017. Karena hal tersebut melanggar undang-undang dengan ancaman penjara.

“Terus (mereka) maksa saya mundur, saya katakan saya tidak mungkin mundur. Karena kalau saya mundur saya juga akan dipenjara,” kata Ahok di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).

Diketahui sanksi berupa denda dan pidana berlaku bagi calon perseorangan maupun yang diusung parpol atau gabungan parpol jika mundur setelah ditetapkan KPU sebagai peserta pilkada. Ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 dan revisinya Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada.

Ahok menyatakan siap untuk dipenjara jika terbukti melakukan tindak pidana. Ia juga menyatakan siap mengikuti proses hukum yang kini tengah membelitnya.

“Saya lebih ikhlas dan rela kalau salah (melalui) proses hukum. Ya tangkap saya, penjarakan saya saja. Saya sudah sampaikan, kalau karena saya membuat negara kita begitu kacau, saya rela ditangkap danĀ  dipenjara,” pungkas Ahok. (ikbal/win)