Tuesday, 14 August 2018

Pengangguran di Tangsel Mencapai 46 Ribu Orang

Minggu, 6 November 2016 — 12:40 WIB
Salah satu kegiatan job fair di Kota Tangsel awal tahun  2016 lalu di kawasan BSD, Serpong. (anton)

Salah satu kegiatan job fair di Kota Tangsel awal tahun 2016 lalu di kawasan BSD, Serpong. (anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Mengatasi peningkatan jumlah angka penggangguran dan pencari kerja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diperkirakan mencapai 46 ribu orang jajaran Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) seetempat bakal mengelar job fair tahun 2016.

“Kami memang terus berupaya untuk mengurangi angka penggangguran yang setiap tahun terus meningkat terlebih dalam tahun 2016 ini masih tercatat sekitar 46 ribu orang pencari kerja,” kata kepala Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Purnama Wijaya, Minggu (6/11).

Sekarang pihaknya terus emlakukan koordiansi dan mengajak seluruh perusahaan yang ada di Kota Tangsel untuk terlibat mengatasi masalah itu dengan membuka lowongan kerja bagi warga Kota Tangsel yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Ada sekitar 50 perusahaan yang diharapkan dapat berpartisipasi membuka lowongan pekerjaan bagi warga Kota Tangsel dalam waktu dekat.

Pihak Dinsosnakertrans Tangsel memang tengah merencanakan kegiatan job fair berkaitan dengan peringatan HUT Kota Tangsel ke VIII, tuturnya kemungkinan akan dilaksanakan sekitar 23 – 25 Nopember 2016 mendatang. “Untuk tempat masih dicari lokasi yang pas untuk melaksanakan job fair tersebut,” imbuhnya.

SDM PELAMAR RENDAH

Kendala utama berkaitan bertambahnya angka penggangguran di Kota Tangsel tak lepas dari daya serap perusahaan yang membutuhkan terlebih sumber daya manusia (SDM) yang ada kebanyakan masih rendah karena banyak perusahaan yang membutuhkan lulusan atau sarjana teknik ternyata pelamar sarjananya bukan pada bidangnya akibatnya gagal diterima di perusahaan yang dituju.

“Sebetulnya kesempatan mendapatkan lapangan pekerjaan di puluhan perusahaan di Kota Tangsel cukup banyak namun kebanyakan yang melamar pekerjaan tak sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan,” tuturnya yang mengaku untuk kegiatan job fair sekitar bulan Mei 2016 lalu banyak perusahaan yang sedikit menerima pegawai baru karena dampak ekonomi yang lemah.

Untuk jumlah lowongan kerja dari tahun ke tahun dalam job fair yang dilaksanakan Pemkot Tangsel, imbuh Purnama Wijaya, dalam tahun 2015 lalu setiap perusahaan kebanyakan membukan 13 lowongan pekerjaan dengan jumlah pelamar pekerjaan mencapai 6 ribu orang dan yang diterima hanya 3 ribu orang saja.
(anton/sir)