Wednesday, 19 September 2018

KA Yogya-Borobudur Dihidupkan Lagi

Selasa, 8 November 2016 — 22:49 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah tidak aktif sejak tahun 1978, Kementerian Perhubungan akan menghidupkan kembali kereta api (KA) Yogyakarta – Borobudur, Magelang.

Pernyataan itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. “Untuk lebih mendorong kunjungan wisatawan khususnya ke Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah pemerintah akan mengaktifkan kembali kereta rute Yogyakarta ke Borobudur,” ujarnya.

Untuk itu, Menhub melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik lokasi perlintasan KA yang ada saat ini serta alternatif titik perlintasan KA Yogyakarta – Magelang tersebut.

Dalam peninjauannya tersebut Budi Karya didampingi Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono dan Dirut PT KAI Edi Sukmoro. Menteri berharap dengan diaktifkannya kembali perlintasan kereta tersebut wisatawan ke Candi Borobudur akan bertambah jumlahnya.

Menurutnya, Candi Borobudur di Jawa Tengah termasuk dalam titik destinasi wisata yang diutamakan selain Danau Toba di Sumatera Utara dan Mandalika di Lombok. Akan tetapi persoalan aksesibilitas transportasi menjadi suatu kendala yang dihadapi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur.

Kedepannya, cerita menteri pemerintah tengah memikirkan rel kereta api akan terintegrasi dari Solo, Yogyakarta menyinggahi lokasi obyak wisata yang ada hingga ke daerah Semarang. Dengan frekwensi yang tinggi diharapkan turis asing akan banyak pilihan meninjau tempat wisata, sehingga akan menghidupkan perekonomian masyarakat di Jawa Tengah.“Ke depan Solo-Yogya-Borobudur akan diintegrasikan dengan Semarang yang memiliki wisata bahari,” terang Menhub.

Sejak tahun 2009 Kementerian Perhubungan telah melakukan studi kelayakan guna menghidupkan kembali jalan KA lintas Yogyakarta – Magelang dimana dari hasil studi tersebut diperoleh bekas lintasan kereta kini telah berdiri permukiman, pertokoan, jalan umum dan lainnya.

Rencananya pemerintah akan membangun perlintasan kereta baru yang rencananya akan dimulai pada pertengahan tahun 2018. Diharapkan pembangunan jalur KA Yogyakarta – Magelang ini selesai pada tahun 2019 dengan biaya Rp5-6 triliun. (dwi)