Monday, 19 November 2018

Tahun 2017, Seluruh Kelurahan di Jakarta Barat Miliki RPTRA

Rabu, 9 November 2016 — 6:40 WIB
RPTRA Duri Kosambi.(dok)

RPTRA Duri Kosambi.(dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemkot Jakarta Barat (Jakbar) menargetkan tahun 2017, semua kelurahan sudah mempunyai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Walikota meminta para lurah untuk mencari lahan di area pemukiman padat penduduk.

“Tahun 2017, setiap wilayah kelurahan harus sudah dibangun RPTRA. Saya minta lurah dari sekarang mencarikan lahan untuk dibangun, minimal luasnya sekitar 1.000 meter,” jelas Walikota Jakbar, HM Anas Efendi, Selasa (8/11) saat Rapim di kantor walikota.

Anas mengatakan Pemkot Jakarta Barat tahun ini tengah membangun 25 RPTRA. Dari jumlah tersebut, RPTRA Joglo dan Cengkareng Barat selesai dan telah diresmikan Gubernur DKI Jakarta. Sedangkan RPTRA Kalijodo yang memakai dana CSR masih dalam progress pembangunan. Diharapkan pembangunan 22 RPTRA selesai dikerjakan pada akhir tahun.

Tahun 2017, Anas meminta para lurah, terutama yang wilayahnya belum ada RPTRA, mencarikan lahan warga yang ingin dibebaskan untuk pembangunan RPTRA. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta menginginkan RPTRA dibangun di tengah-tengah permukiman warga.

Kabag Kesejahteraan Sosial Jakarta Barat, Nuraini Sylviana menambahkan dari 56 kelurahan yang ada, 31 wilayah atau kelurahan belum memiliki RPTRA. Selama ini yang menjadi kendala adalah sulitnya mencari lahan yang mau dibebaskan. “Kalaupun ada, paling luasnya cuma 700 -800 meter, itu pun warga masih mikir-mikir lantaran masalah harga jual lahan yang tidak sesuai,” katanya. (tarta)