Saturday, 20 October 2018

Trump Jadi Presiden, Netizen Ingin Fadli Zon Jadi Menteri di AS

Rabu, 9 November 2016 — 18:08 WIB
Fadli Zon dan Donald Trump.  (twitter fadlizon)

Fadli Zon dan Donald Trump. (twitter fadlizon)

JAKARTA (Pos Kota) – Pengusaha Donald Trump terpilih menjadi Presiden ke-45 Amerika Serikat, Rabu (9/11/2016) WIB. Fadli Zon yang langsung memberi ucapan selamat melalui akun twitter politisi Partai Republik itu kontan menjadi pembicaraan netizen.

Fadli Zon mengunggah foto dirinya bersama Trump. Wakil Ketua DPR RI itu menyertai ucapan sederhana yang dimention ke akun resmi Trump. “Congratulation,” ujarnya.

Ucapan itu sontak membuat netizen bereaksi. Umumnya, mereka menanyakan kehadiran Fadli Zon dalam demo Bela Islam pada 4 November 2016. Unjuk rasa besar-besaran mendesak pemerintah untuk bersikap tergas terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang diduga menistakan agama Islam.

Di satu sisi Trump memang pernah mengatakan muslim harus dilarang maruk AS. Ia menyampaikannya menyusul serangan mematikan di San Benardino, California.

Kondisi yang bertolak belakang ini membuat banyak netizen bingung. Mulai dari yang bereaksi serius hingga yang meledeknya.

“Ciee yang kemaren ikut ikut demo 411 tapi masih dukung orang yang jelas2 benci sama muslim ciee,” tulis akun fajrikautsar.

“Ciyee yang anti penista agama Islam, tapi ngefans sama orang anti muslim,” kata akun nenonenoo.

Bahkan, tak sedikit netizen yang meminta Trump untuk membawa Fadli Zon untuk ke AS saja.

“Pak Donald Trump, kalo butuh menteri silahkan tarik Fadli Zon pak. Saya sangat berharap beliau go internasional pak. Makasih pak,” tulis akun arsydeya.

“Semoga mas Fadli ditarik ke pemerintahan DT di US dono, terserah jadi apa ajalah,” tulis akun padahal nggak.

“Semoga you pindah ke negara om, daripada disini nyari masalah. Ikut demo cuma buat nyari untung, setor muka,” tulis akun yulind.

DonaldTrump(twitter @fadlizon-@karuna_murti)

Gambar Fadli Zon bersama Trump pun banyak di-retweet. Termasuk oleh akun karuna murti. Dalam gambar itu, ia menambahkan tulisan ‘Gerakan Dukung Fadli Zon Duta Besar untuk US 2016-2024. “Fadli Zon, Donald Trump ganteng cocok banget bang, jadi Duta besar USA ya selama 8 tahun plis plis plis..,” tulisnya.

Bahkan, ada yang menyoroto gambar profil dan header akun Fadli Zon. “Om boleh diganti ava twitter sama backgroundnya dulu?” tulis akun erlanggaym.

Gambar profil dalam akun Fadli Zon menunjukkan dukungannya pada aksi Jumat 4 November. Sedang headernya bergambar ia saat beraksi dalam demo Bela Islam.

Foto Fadli Zon dan Trump itu sejatinya diambil saat Wakil Ketua DPR itu, bersama Ketua DPR Setya Novanto, hadir dalam konferensi pers setelah Trump melakukan sumpah setia untuk menjadi kandidat Presiden AS dari Partai Republik, awal September 2016.

Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya menyebut kehadiran itu bukan merupakan dukungan pada Trump. Dalam video yang beredar, Trump memperkenalkan Novanto kepada pers sebagai Ketua DPR RI yang datang untuk menemuinya. (yp)