Tuesday, 20 November 2018

Semangat Pahlawan di Era Kemerdekaan

Kamis, 10 November 2016 — 5:39 WIB

HARI ini 10 November 2016 adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sejarah mencatat, 10 November 1945 di Kota Surabaya terjadi pertumpahan darah, pertempuran antara tentara Belanda dengan tentara Indonesia yang berjuang mempertahankan kemerdekaan. Dan ini dikenal sebagai Hari Pahlawan.

Pertempuran di Kota Surabaya, adalah pertempuran pertama pasca Proklamasi Kemerdekaan, di mana rakyat Indonesia melawan Belanda yang ingin mengganggu kedaulatan Republik Indonesia. Sejarah ini tidak boleh dilupakan oleh generasi muda.

Kini, sudah 71 tahun kita menikmati kemerdekaan. Secara fisik, kita tidak terlibat peperangan dengan penjajah yang ingin mengacaukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun bukan berarti kita tidak menghadapi ancaman dari luar. Bentuk ancaman yang kita hadapi justru tidak kalah mengerikan, yaitu merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.

Salah satu ancaman dari luar, adalah penyelundupan narkoba merajalela dan telah merenggut jutaan korban generasi muda kita. Narkotika adalah penjajah tanpa wajah, yang lebih kejam dari peperangan secara fisik. Ini yang patut diwaspadai, bahwa bisa jadi ada grand design menghancurkan generasi Indonesia. Bukan cuma narkoba, mengalirnya tenaga kerja asing secara ilegal mulai dari buruh hingga petani, juga jadi ancaman serius.

Sedangkan ancaman dari dalam antara lain, perilaku korup mulai dari eksekutif, legislatif maupun yudikatif, telah merusak tatanan kehidupan bangsa dan menghambat pembangunan. Perilaku korup sama saja mengkhianati pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi memajukan negeri ini.

Setiap tahun Hari Pahlawan diperingati dengan upacara seremonial maupun berziarah ke Makam Pahlawan. Sebagai bangsa yang dilahirkan dari tetes darah pejuang, kita wajib memaknai Hari Pahlawan sebagai momen untuk meneruskan cita-cita para pejuang.

Hakikat pahlawan di era kemerdekaan, adalah menjadi pelopor pembangunan di segala bidang baik ekonomi, pendidikan dan sektor lainnya, serta berani menyuarakan ketidakadilan. Bila seluruh penduduk Indonesia punya cita-cita sama, mengisi kemerdekaan dengan tujuan memajukan negeri ini, mewujudkan cita-cita para pejuang, maka kita akan menjadi bangsa yang kuat. Semangat pahlawan itulah yang harus dikobarkan, dan kita harus optimistis bahwa kita bisa. Selamat Hari Pahlawan. **