Saturday, 20 October 2018

Kunjungi Pasukan Elit TNI-Polri, Jokowi Dinilai Unjuk Kekuatan

Sabtu, 12 November 2016 — 15:33 WIB
jokowi naik tank

JAKARTA (Pos Kota) – Pasca aksi 4 November 2016, Presiden Jokowi melakukan safari ke markas korps  TNI  dan kepolisian. Langkah Jokowi ini diharapkan jangan  sampai  justru menimbulkan isu liar di tengah masyarakat.

“Sebab kegiatan Jokowi bertemu Kopassus, misalnya, berada di luar agenda kegiatan presiden,” papar Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, di Jakarta, Sabtu (12/11).

Karenanya, menurut Hidayat, bisa saja langkah Jokowi dalam kapasitasnya sebagai Panglima Tertinggi dari TNI dan Polri justru akan memunculkan isu liar,  bahwa Jokowi sedang menunjukkan kekuatan (show forces) sebagai respon aksi 4 November lalu.

“Jadi langkah Jokowi yang menemui Korps  TNI dan Polri akan menimbulkan berbagai interpretasi nantinya, pasca aksi 4 November lalu” papar Hidayat.

Dikatakan Hidayat, Jokowi agar tetap komitmen dari pernyataannya yang telah disampaikan kepada publik, baik saat bertemu korps kesatuan dari TNI dan Polri, termasuk juga ulama, bahwa tidak akan ikut campur dalam proses hukum atas Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama. Bahkan, Jokowi juga menyatatakan tidak akan melindungi Ahok.

“Begitu juga para Korps TNI dan Polri yang ditemui Jokowi juga harus memiliki komitmennya untuk mendukung pernyataannya yang berkomitmen  dalam penegakkan hukum atas kasus tersebut,” papar Hidayat.

Hidayat juga berharap dalam kasus dugaan penistaan agama ini agar jangan bermain dengan opini yang justru akan mengaburkan permasalahan dengan menggunakan istilah “pakai” dan tidak “pakai”.

Hidayat menegaskan bahwa hak Jokowi sebagai Panglima untuk menemui kesatuan dari TNI dan Polri, namun langkah tersebut diharapkan sebagai upaya rekonstruksi dari pernyataannya yang tidak akan memcampuri dalam persoalan hukum dalam kasus tersebut.

Seperti diberitakan,  Jokowi saat mengunjungi Markas Marinir di Cilandak, menyatakan selain belum pernah berkunjung, juga kunjungannya untuk memastikan bahwa mereka masih setia kepada NKRI, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika. (Johara/win)