Sunday, 25 June 2017

Ada Pungli, Ah Nggak Aneh!

Senin, 14 November 2016 — 5:37 WIB
pungli

MASIH ada pungli hari ini? Ada dong. Kalau nggak ada, kayaknya aneh bin ajaib! Kejahatan pungli, sogok menyogok, suap menyuap kayaknya sudah jadi penyakit yang membandel. Sulit obatnya!

Gampang sih kalau kegiatan simsalabim mau nggak ada. Misalnya, satu hari saja, semua pelayanan publik dihentikan. Keluar masuk barang dari dalam dan luar negeri, libur! Urusan administrasi izin-izinan libur. Urusan tetek bengek libur. Pasti nggak ada penyelewengan, pungli dan sebagainya.

“ Hemm, kayaknya nggak bisa, Bung!” ujar lawan bicara Bang Jalil di seberang sana.

“Lho, kok…?” Bang Jalil bingung.

“ Nggak usah bingung, Pak,” ujar sang istri.

“ Ah, Ibu. Siapa yang bingung?”

“ Begini, Pak. Itu yang namanya oknum selalu punya seribu macam cara untuk melakukan kongkalikong! Tuh, Bapak emang nggak denger. Oknum petugas pajak kan ditangkap lagi mijit? Jadi nggak peduli, kantor libur atau nggak. Kan itu para oknum kerjanya cuma keluyuran dari restoran, ke kamar hotel dan kamar panti pijat. Nah, disitu lah pada transaksi, kapan aja, Nggak peduli libur!” Kata sang istri.

“ Ya, tapi mereka kan akhirnya ditangkap?”

“Itulah, resiko pejabat yang korup!” kata sang istri.

“ Ibu harus bersyukur, untung Bapak nggak jadi pejabat,” kata Bang Jalil.

“ Ah, kalau Ibu sih tetap kepingin Bapak jadi pejabat. Ibu nggak cape minta uang belanja terus. Paling nggak, ATM Ibu kan penuh terus dari gaji Bapak? Jadi Nggak usah ikutan pungli atau korupsi. Bapak jadi pejabat yang wajar saja, jujur dan adil, bijaksana. Gaji gede kok! Memangnya gaji Bapak yang cuma dapat UMR, doang?”

Bang Jalil, diam. Mati kutu dia! -massoes