Wednesday, 17 July 2019

Dukcapil Jaksel Layani 2.015 Akta Lahir

Senin, 14 November 2016 — 14:49 WIB
Kasie Pencatatan Sudin Dukcapil Jaksel, Syahroni bersama tim saat layanan jemput bola akta lahir di Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Senin (14/11). (Rachmi)

Kasie Pencatatan Sudin Dukcapil Jaksel, Syahroni bersama tim saat layanan jemput bola akta lahir di Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Senin (14/11). (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Sejak diluncurkan pada Maret 2016, Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan melayani 2.015 pengurusan akta lahir dari usia 0-18 tahun melalui pelayanan jemput bola di kelurahan.

Layanan ini disambut antusias kaum ibu dan warga pada umumnya, karena sangat membantu di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

“Dua anak saya sampai sekarang belum punya akte, karena saya nggak sempat ke kelurahan maklum dah sibuk ngurus anak-anak,” kata Nuryati, warga Kelurahan Petukangan Utara saat pelayanan mobile di kelurahan itu, Senin (14/11).

Kasudin Dukcapil Jaksel, Sapto B. Wibowo didampingi Kepala Seksi Pencatatan Sudin Dukcapil Jaksel menjelaskan terobosan tersebut untuk mendukung Jaksel sebagai Kota Layak Anak (KLA). Serta penerapan Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Intinya anak harus memiliki identitas dan pemerintah wajib memberikan identitas kepada anak berupa akta lahir.

“Kami harus pro aktif dalam menggenjot pelayanan ini supaya seluruh bayi di Jaksel memiliki akte lahir,” ujar Sapto.

Untuk memudahkannya, petugas menyambangi setiap kecamatan yang dijatah 10 hari sehingga berlanjut di kecamatan lain dan ditargetkan November tuntas.

Syahroni, Kasie Pencatatan Sudin Dukcapil Jaksel mengapresiasi kesadaran para orangtua yang sudah mengurus akta lahir putra-putrinya.

“Di Jaksel sekitar 92% persen anak usia 0-18 tahun memiliki akta lahir,” jelasnya.

Namun jajaran Sudin Dukcapil Jaksel tetap mengeber agar seluruh anak mempunyai identitas diri berupa akte lahir. Masyarakat pun semakin dipermudah dalam mengurusnya mulai di kelurahan, kecamatan hingga di kantor sudin.

(rachmi/sir)