Thursday, 15 November 2018

Bakal Dipecat, Ribuan Pegawai Honorer di Pemkot Tangsel Ketar-ketir

Selasa, 15 November 2016 — 18:07 WIB
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. (ist)

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. (ist)

TANGERANG (Pos Kota) – Ribuan pegawai honorer yang tersebar di sejumlah intansi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang tak memiliki surat keputusan (SK) ketar-ketir. Pasalnya, Walikota Airin Rachmi Diany dengan tegas akan memangkas dan memecat mereka untuk mengurangi beban anggaran.

“Saya sudah minta dan instruksikan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk mendata ulang pegawai honorer,” tegas Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany kepada wartawan, Selasa (15/11).

Penagasan ini berkaitan dengan jumlah pegawai honorer di Kota Tangsel yang diperkirakan mencapai 8 ribu orang dengan dana anggaran untuk mengaji atau memberikan honor ke merekasekitar Rp 20 miliar lebih per tahun.

pegawai-honor

Ketika pegawai honorer di Pemkot Tangsel demo

Dana sebesar itu memang cukup besar yang dikeluarkan dalam struktur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel setiap tahun sehingga perlu dievaluasi,katanya.

“Dokumen tentang SK pengangkatan setiap tenaga kerja honorer perlu diperiksa lagi atau ulang dan bila ada pegawai honorer yang tak mengantongi dokumen itu secara otomatis akan langsung dipecat,”ujarnya yang menambahkan APBD Kota Tangsel hanya dapat menanggung gaji pegawai honorer yang telah memiliki SK resmi.

Untuk pendataan dan hasil pengecekan di sejumlah instansi terkait, tambah dia, nanti akan dapat dilihat jumlah yang pasti terlebih pegawai honorer yang memiliki SK.

”Saya tak mau lagi dengan anggaran yang begitu besar dikeluarkan setiap tahun kerja honorer sama sekali tak maksimal,” tambah Airin Rachmi Diany.(anton)