Tuesday, 21 August 2018

Disiksa, Ditelanjangi, Dirampok, Ini Kronologi Pembunuhan Sopir Taksi Online

Jumat, 18 November 2016 — 14:21 WIB
Petugas memeriksa mobil yang parkir di  Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dalam mobil itu ditemukan mayat pria tak berpakaian lengkap.

Petugas memeriksa mobil yang parkir di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dalam mobil itu ditemukan mayat pria tak berpakaian lengkap.

BEKASI (Pos Kota) – Sebelum ditemukan tewas di dalam mobilnya di jalan Tol Cikampek, sopir taksi online ini mengalami penganiayaan sadis. Ia disiksa, ditelanjangi dan dirampok.

Tiga tersangka telah ditangkap polisi, masing-masing HE alias Joe, JCS alias Ichal dan BR alias Izer. Sedang satu pelaku pengeroyok Sama Sasmita (56) lain berinisial Ik, masih buron.

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Umar S Fana, mengatakan pembunuhan bermula saat tiga tersangka baru saja mengunjungi sebuah tempat hiburan di Bogor. Dalam kondisi mabuk, mereka memesan taksi online Grab melalui HP milik Riswan.

Tak lama, Xenia silver yang dikemudikan Sama datang. Tiga orang pria masuk, masing-masing HE alias Joe, JCS alias Ichal dan BR alias Izer.

(Baca: Ini Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online)

Mereka sampai tujuan, Pondokgede, sekira pukul 02:30. Namun mereka turun tanpa membayar. Ketika Sama Sasmita minta bayaran, kawanan ini malah mengusir.

“Sana pergi, saya nggak punya duit,” ujar kapolres menirukan pengakuan tersangka saat dalam pemeriksaan.

Mendengar itu Sama mencoba menarik baju Ichal. Namun Joe dan Izer berbalik memukuli sopir itu. Melihat itu, Ik yang tengah minum minuman keras tak jauh dari tempat teman-temannya turun dari mobil, datang. Ia ikut memukuli sopir itu.

Pengeroyokan itu membuat Sama tak bisa melawan. Tersangka Joe kemudian menikam punggung sopir itu menggunakan obeng sampai dua kali. Tak hanya itu, sopir yang tak berdaya ini ditelanjangi. Dompet dan HP digasak. Pakaiannya dibuang ke Kali Jatiasih.

Selanjutnya, sopir dibawa dengan mobil Grab. Sampai di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, arah gerbang tol Jatiwaringin, korban ditinggalkan dalam keadaan telanjang, hanya mengenakan celana dalam saja. Mesin mobil dibiarkan hidup.

Sekitar pukul 14:30, petugas Patroli Jasa Marga menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa. Selain menangkap tiga tersangka polisi juga menyita obeng kembang warna kuning. (saban/yp)