Wednesday, 26 September 2018

Ketemu Ahok, Warga Malaysia Ini Marah-marah

Jumat, 18 November 2016 — 14:49 WIB
Ahok menerima warga Malaysia di Rumah Lembang. (dok. ikbal)

Ahok menerima warga Malaysia di Rumah Lembang. (dok. ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) tidak bisa menahan emosi lagi. Di hadapan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, warga Malaysia ini menyampaikan keluhannya yang merasa dipersulit saat membuat akta kelahiran anaknya yang baru 3 bulan.

Pria ini datang bersama istrinya, Nancy, dan bayi mereka ke Rumah Lembang, Jumat (18/11/2016). Di depan calon petahana gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ia menilai sistem perizinan dokumen di Indonesia saat ini sama dengan di Malaysia pada 1980-an.

“Saya warga negara Malaysia. Saya melihat sistem di Indonesia sama dengan sistem di Malaysia pada tahun 80-an. Saya urus surat sana-sini dipersulit,” katanya sambil berteriak dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Melihat pria ini terus berteriak, relawan buru-buru menghentikan warga Malaysia tersebut. Nancy, sang istri yang berwarganegara Indonesia, lantas menjelaskan kesulitannya mengurus dokumen tersebut hanya karena suaminya WNA.

“Saya warga Penjaringan, mau urus dipersulit karena suami saya bukan WNI. Terus saya mau pindah ke Kemayoran juga susah, alasannya nunggu pilkada,” ujar Nancy.

Menanggapi persoalan tersebut, Ahok mengakui ada oknum yang masih memeras saat pengurusan dokumen kewarganegaraan. Ia berjanji menertibkan oknum tersebut.

“Nanti orang saya bisa urus. Undang-undang baru, siapa pun yang lahir di Indonesia adalah WNI, harus dapat akta lahir. Saya kira ada oknum mau meres, kalau ditemukan akan kita pecat. Ini dipersulit karena warga asing, biar dapat duit. Saya kira akan selesai kok,” jawab Ahok. (ikbal/yp)