Tuesday, 25 September 2018

Kapolda Metro Jaya Imbau Tak Demo 25 November atau 2 Desember

Senin, 21 November 2016 — 15:05 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan melakukan telekonferens bersama Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana dan beberapa unsur TNI.(yendhi)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan melakukan telekonferens bersama Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana dan beberapa unsur TNI.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan melakukan telekonferens bersama Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana dan beberapa unsur TNI. Hal tersebut selain membangun sinergitas antara TNI dan Polri juga membahas rencana aksi demo damai jilid III yang akan digelar 25 November dan 2 Desember 2016.

“Kami bersama unsur TNI, Kodam Jaya, dengan Pang ops 1 mengadakan video konferens dengan unsur pimpinan pusat Bapak Kapolri dan Panglima TNI. Adapun hasil direktif, atau arahan dari pimpinan pertama adalah sinergitas kita antara Polri dengan TNI, kedua berkaitan dengan adanya informasi tanggal 25 dan tanggal 2 nanti,” ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Senin, (21/11/2016).

Kapolda juga menjelaskan apa yang di sampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait proses hukum Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terus berjalan. Bahkan pada Selasa (22/11/2016), Ahok akan menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Kemudian berkas berkas akan dikirim ke Kejaksaan sebelum 2 Desember.

Untuk itu, Kapolda mengimbau masyarakat tidak melakukan unjuk rasa sebelum tanggal 2 Desember 2016. Tujuannya, unyuk lebih dahulu menghormati proses hukum yang sedang berjalan. (yendhi/yp)