Monday, 18 December 2017

Pencuri di Rumah Hakim Ditembak Mati Polisi

Senin, 21 November 2016 — 0:53 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN (Pos Kota) – Marulam,40, resedivis pembobol rumah di Jalan Beringin Raya, Lingkungan IV, Medan, milik Viktor Lumban Raja, Hakim Tinggi, terpaksa ditembak mati polisi karena melawan saat hendak dibawa petugas ke kantor polisi.

Tersangka penduduk Pasar V Medan Marelan yang juga merupakan buronan Polrestabes Medan ini ditangkap saat menginap di Hotel Cottage, Belawan.

Awalnya, polisi mendapat informasi keberadaan tersangka di hotel tersebut. Lalu, polisi meluncur ke lokasi dan menyisir hotel.

Melihat kedatangan polisi, Marulam mencoba kabur dengan mengendarai mobil.

Tak mau buronannya kabur begitu saja, petugas mengambil inisiatif menghadang Marulam dengan menabrak bumper mobilnya.

Akhinya, tersangkal diciduk petugas dan langsung tangannya diborgol.

Saat dalam perjalanan, Marulam malah melawan. Dalam kondisi tangan diborgol, Marulam menghantam wajah Bripka Gomgom Simanjuntak dengan siku tangannya dengan niat ingin melarikan diri.

Bripka Gomgom terpaksa mengambil tindakan tegas. Alhasil, Marulam pun tersungkur ke tanah setelah peluru menembus dada sebelah kanannya.

Tersangka sempat dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan intensif, namun nyawa Marulam tak tertolong.

“Marulam adalah seorang residivis dan DPO kasus curat. Aksi mereka terakhir terjadi pada pertengahan Agustus 2016 lalu dengan mengambil harta benda korban (Viktor Lumban Raja),” jelas Kapolsekta Medan Helvetia, Kompol Hendra Eko Triyulianto kepada wartawan, Minggu (20/11).

Saat dilakukan penangkapan pada Minggu , pelaku berusaha kabur dan melawan petugas. Bahkan juga melukai anggota.

“Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan melumpuhkan tersangka. Namun, nyawanya tak tertolong saat berada di RS Bhayangkara Medan,”ungkapnya. (samosir)