Friday, 24 November 2017

Iriana Jokowi Gelar Pemeriksaan Dini Kanker untuk Para Guru

Kamis, 24 November 2016 — 17:46 WIB
Ibu Iriana Jokowi saat melakukan pemeriksaan dini pada kanker leher rahim dan kanker payudara bagi para Ibu Guru di Indonesia, di Kab. Klaten, Jawa Tengah. (Ist)

Ibu Iriana Jokowi saat melakukan pemeriksaan dini pada kanker leher rahim dan kanker payudara bagi para Ibu Guru di Indonesia, di Kab. Klaten, Jawa Tengah. (Ist)

JAKARTA (Pos Kota)- Pemeriksaan dini kanker leher rahim dan kanker payudara sangat penting bagi para Ibu Guru di Indonesia. Hal ini dikarenakan peran mereka sebagai pendidik generasi muda masa depan bangsa.

Demikian disampaikan  Ibu Negara Iriana Joko Widodo  dalam acara Gerakan Nasional Pekan Deteksi Dini IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) dan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) bagi Ibu Guru Indonesia yang diselenggarakan di Alun-Alun Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (24/11).

Acara ini dilaksanakan guna memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2016. Kegiatan ini akan dilakukan serentak pada  24 November sampai dengan 2 Desember 2016 di  Kota Banda Aceh, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Klaten, Surabaya, Palangkaraya, Balikpapan, Makasar, dan Ambon dengan target 200 orang guru di tiap-tiap kota.

“Hari ini bisa bertemu dengan ibu-ibu guru, khususnya ibu guru di Klaten. Dan pada hari ini juga ada pemeriksaan IVA Test gratis ya Bu. Kalau ibu-ibu sudah punya kartu BPJS pastinya gratis semua,” kata Ibu Iriana di depan sekitar 5000 undangan yang hadir.

Dalam acara tersebut, Ibu Iriana sempat melakukan dialog dengan tiga orang guru mengenai kesediaan mereka mengikuti program tersebut. Dari Alun-alun Klaten, Ibu Iriana dan  menuju Pasar Klaten untuk meninjau program serupa bagi masyarakat umum. Di tempat ini, Program pencegahan dini kanker leher rahim dan payudara diminati ratusan ibu-ibu yang mayoritas merupakan pedagang di pasar tersebut.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker terbilang tinggi. Berdasarkan data  Kementerian Kesehatan Tahun 2013, prevalensi tumor/kanker mencapai 1,4 per 1.000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang, dan kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Selain itu, cakupan deteksi dini IVA dan SADANIS di Indonesia sampai dengan tahun 2016 adalah 1.480.468 orang atau sekitar 4 persen.

Turut mendampingi Ibu Iriana Joko Widodo dalam acara ini antara lain Ibu Erni Guntari Tjahjo Kumolo, Ibu Siti Atikoh Ganjar Pranowo dan sejumlah istri anggota Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK. ‪(johara/win)