Thursday, 21 September 2017

Wakil Ketua MPR OSO: NU Jadi Garda Terdepan Menerima Pancasila

Kamis, 24 November 2016 — 16:54 WIB
Oesman Sapta Odang (OSO).

Oesman Sapta Odang (OSO).

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta memuji kontribusi warga Nahdlatul Ulama (NU) kepada bangsa dan negara Indonesia. Menurutnya, warga NU sudah menjadi salah satu garda terdepan menerima Pancasila dan membangun bangsa,  termasuk kaum wanita yang tergabung Muslimat NU.

Pujian itu disampaikan Oesman Sapta saat menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR  (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), di hadapan peserta Konggres XVII Muslimat NU, yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (24/11).

Di era pembangunan saat Ini,  Muslimat NU banyak melakukan pendampingan terhadap kaum wanita dan anak-anak. Organisasi ini banyak melakukan kegiatan di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Karena itu MPR berkepentingan menyampaikan sosialisasi empat pilar kepada anggota Muslimat NU. Dengan harapan mereka akan menyampaikannya pula kepada anak dan keluarganya.

“Ibu adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Ia mengajarkan kasih sayang dan saling menghormati. Kalau mereka menyampaikan sosialisasi pada anak-anaknya, tentu anak-anaknya akan mendengarkan dengan seksama”,  Oso menambahkan.

Dikatakan OSO, bagi kalangan NU masalah Empat Pilar bukan hal baru. Sejak lama Nahdlatul Ulama  sudah menerima Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebelum menyampaikan sosialisasi, di tempat yang sama Oesman terlebih dahulu mengikuti prosesi pembukaan Konggres XVII Muslimat Nahdlatul Ulama.

Pembukaan acara ini  dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, ditandai pemukulan rebana oleh Presiden, didampingi Ketua Umum PB NU KH. Said Aqil Siraj, Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawangsa, Mentri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Sekretaris Kabinet Pratikno. (*/win)