Tuesday, 23 October 2018

Wasekjen Gerindra: Jokowi Petugas Partai, Sebaiknya Dia Mulai

Jumat, 25 November 2016 — 23:24 WIB
Jokowi dan SBY

Jokowi dan SBY

JAKARTA (Pos Kota) –Diantara ketua umum partai politik yang ada saat ini hampir semua diajak bicara oleh Presiden Joko Widodo. Hanya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang belum diundang atau diajak bicara Joko Widodo.

Bahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah dua kali. Yang lainnya, seperti Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan Ketua Umum Surya Paloh, Setya Novanto dan beberapa pimpinan partai lain.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menilai, Presiden Joko Widodo sebaiknya melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut dia, pertemuan keduanya akan menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak ada masalah dan sebagai bentuk konsolidasi politik pemerintah.

“Saya pribadi ingin, Pak Jokowi bertemu Pak SBY. Boleh jadi, masing-masing merasa tidak pas. Tapi, perlihatkan lah kerukunan kepada rakyat,” kata Riza, dalam diskusi “Peta Politik Pasca-4/11: Mempertanyakan Loyalitas Partai-Partai Pendukung Jokowi”, di Jakarta, Jumat (25/11).

Riza mengatakan, SBY sebagai mantan presiden selama dua periode akan merasa lebih senior daripada Jokowi. Selain itu dari jabatan kepartaian, SBY merupakan pucuk pimpinan, sedangkan Jokowi hanya “petugas partai”. “Saya kira yang mulai dia yang lebih mulia,” ujar Riza.

“Tapi sebenarnya, kalau kita pahami, Pak SBY sudah mancing-mancing. Terus, naik ke Wapres kan begitu, tapi belum juga dipanggil (ke Istana),” lanjut dia.(*)