Tuesday, 12 December 2017

Enam Tewas Tenggak Miras Oplosan, Pedagang Diamankan Polisi

Sabtu, 26 November 2016 — 17:57 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Terbongkarnya kasus pesta minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan enam orang, terkuak setelah warga melapor. Polisi saat ini sudah mengamankan penjual miras oplosan tersebut.

Kapolsek Cakung, Kompol Sukatma mengatakan, dari laporan warga itulah pihaknya melakukan pengecekan. Dari semua itu, petugas Polsek Cakung yang melakukan penelusuran mendapatkan enam orang yang tewas akibat miras oplosan tersebut. “Ada juga empat orang lagi dirawat di rumah sakit usai pesta miras oplosan tersebut,” katanya, Sabtu (26/11).

Dikatakan kapolsek, dari pengecekan , petugas mencari penjual miras. Tak lama kemudian tersangka MN, 50, diamakan . “Si Pemilik warung sudah di Polsek Cakung untuk dimintai keterangan terkait miras oplosan dan berbahaya,” ujarnya.

Selain itu, dari pemilik warung, polisi menyita bahan-bahan seperti pewarna teh, minuman berenerji dan beberapa bahan kimia lain.

Atas kejadian tersebut polisi akan merazia warung penjual miras . ” Mereka ini kan seperti kucing-kucuingan sama kita, tapi kalo memang jelas melanggar ya pasti kita akan tindak,” jelasnya.

(BACA : Pesta Miras Oplosan Berakhir Bencana, Enam Tewas)

Sebelumnya diberitakan, pesta minuman keras (miras) oplosan yang dilakukan 10 orang pria berakhir bencana. Enam diantaranya tewas usai meminum miras yang dicampur dengan pewarna teh, madu dan minuman eksrtra.

Keenam orang yang tewas itu adalah Afrizal Manan, 56, Adeng Kurniadi, 35, Sobur, 41, Stefanus Joko, 37, Ahmad Haris, 44, dan Ujang Selai, 51. Keenamnya tewas dari dua lokasi pesta miras yang dilakukan di Halte Pengarengan, Jalan Rajiman, Cakung dan pos FBR di Jalan Kampung Lio RT 011/03 Cakung, Jakarta Timur. (Ifand)