Tuesday, 25 September 2018

Jokowi Melepas Ekspor Kacang Mete ke Belanda

Sabtu, 26 November 2016 — 21:00 WIB
Presiden Jokowi meninjau proses pengolahan kacang mete. (Ist)‬

Presiden Jokowi meninjau proses pengolahan kacang mete. (Ist)‬

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Joko Widodo melepas ekspor kacang mete dan kakao ke Belanda dari pabrik pengolahan PT Comextra Majora di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/11).

Jokowi mengharapkan pengusaha tidak lagi mengekspor barang/produk dalam bentuk raw material tapi sudah dalam bentuk barang setengah jadi atau barang jadi.

Selain untuk mendorong berkembangnya industri pengolahan di dalam negeri juga untuk memberi nilai tambah sehingga meningkatkan nilai ekspor. “Jadi ini memang kita ingin mendorong agar industri mete ini tidak diekspor dalam bentuk raw material,” ucap Presiden.

‪Menurut Jokowi, untuk mengurangi ekspor kacang mete dalam bentuk raw material, pemerintah akan segera menerapkan pajak ekspor. “Setelah pulang dari sini, minggu depan kita bicarakan, agar ada pajak ekspor sama seperti kakao yang kena 10 persen, ini mete juga harus, sehingga industrinya berkembang,” kata Jokowi.

‪Ia mengatakan dengan adanya pajak ekspor ini, tidak ada lagi ekspor “raw material” ke India dan Tiongkok. “Stop ekspor raw material. Dorong agar industri mete berkembang di tanah air,” terang Presiden.

‪Sebelum melepas ekspor kacang mete, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga sempat meninjau proses pengolahan kacang mete tersebut.

‪Turut mendampingi Presiden antara lain, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. (Johara)