Tuesday, 25 September 2018

Agus Paparkan Tiga Program Pembangunan Ekonomi

Senin, 28 November 2016 — 12:32 WIB
Agus-Syilvi

Agus-Syilvi

JAKARTA (Pos Kota) – Berbagai macam porgram untuk pembangunan Jakarta, dipaparkan Calon Gubernur DKI, Agus Harimurti Yudhonoyo. Program-program tentang pembangunan ekonomi, investasi dan program rumah rakyat, yang terus dikembangkan untuk membuat ibukota menjadi lebih baik.

Pemaparan itulah yang disampaikan Agus Yudhoyono dalam kampanye terbatas yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan. “Program itu sendiri dibagi ke dalam tiga hal yaitu, investasi dan mengembangkan sektor riil, meningkatkan belanja pemerintah, serta menjaga dan meningkatkan konsumsi rumah tangga,” katanya.

Dikatakan Agus, melalui program itu, pihaknya akan membangun iklim usaha dan peluang investasi yang lebih baik. Karena dari itu, akan lebih banyak lagi bidang usaha dan proyek yang tersedia. “Salah satu contohnya, program “rumah rakyat” yang dalam 5 tahun mendatang akan membangkitkan ekonomi Jakarta sekitar 900 triliun rupiah,” ujar Agus.

Anak mantan Presiden ke-6 ini menyebut, program itu sendiri tercetus setelah selama ini mendengar keluhan dari pengusaha mikro, kecil dan menengah yang kalah bersaing dengan pengusaha besar. Sehingga, dirinya ingin ada sebuah keadilan terhadap pengusaha. “Kita tentu tidak ingin adanya kepincangan dan ketimpangan antar sesama pelaku bisnis. Harapan saya semua dapat kesempatan dan semua berkembang,” tegasnya.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Agus menambahkan, dirinya bersama cawagub Sylviana Murni akan meningkatkan belanja pemerintah. Tak hanya itu, ia juga menjanjikan meningkatkan penyerapan anggaran. “Dengan belanja pemerintah yang makin besar, pertumbuhan ekonomi Jakarta dapat kita tingkatkan, terlebih, penyerapan APBD Jakarta untuk tahun 2015 kurang dari 75 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Agus mengatakan, pihaknya akan menjaga dan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Langkah itu diambil karena saat ini kondisi ekonomi yang saat ini dinilai kurang baik. “Bersama ibu Sylviana, kami ingin memastikan konsumsi rumah tangga terjaga secara baik,” tegasnya.

(ifand/sir)