Monday, 24 April 2017

Penuhi Syarat Ini, BNN Jamin Tak Razia Tempat Hiburan Malam

Senin, 28 November 2016 — 12:32 WIB
Petugas BNN merazia tempat hiburan di Jakarta Utara. (ilham)

Petugas BNN merazia tempat hiburan di Jakarta Utara. (ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Propinsi DKI Jakarta, Brigjen Pol Drs Wahyu Adi menegaskan tidak akan merazia tempat hiburan malam. Syaratnya, pengusaha tempat hiburan malam menjamin tidak ada bandar narkoba di tempat usahanya.
“Kalau clear, saya jamin tidak akan ada razia sebagaimana sering dikeluhkan pengusaha,” ujarnya di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Hal itu ditegaskan Wahyu Adi menanggapi banyaknya keluhan pengusaha hiburan malam soal seringnya razia narkoba di tempat usaha mereka. Beberapa waktu lalu, keluhan para pengusaha yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) tersebut disampaikan kepada pimpinan DPRD DKI di gedung dewan.

Menurutnya, mestinya pengusaha diskotek, karaoke, bar, dan sejenisnya, mendukung upaya pemerintah memberantas penyalahgunaan narkoba. “Kalau mau tempat usahanya bersih dari narkoba, maka harus dijaga dengan ketat. Kalau masing-masing tempat hiburan dijaga ketat sekuriti internal, saya yakin para bandar tidak mungkin akan datang menjual obat terlarang. Tentu mereka gerah dan tidak akan balik lagi,” tandasnya.

Wahyu Adi menambahkan pemerintah sangat konsen memberantas peredaran narkoba yang sudah sangat memprihatinkan. “Kasus penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam masih sangat tinggi. Harusnya, pengusaha jangan terkesan melakukan pembiaran. Jagalah dengan ketat, periksa tamu yang mencurigakan, termasuk loker juga rawan dijadikan tempat menyembunyikan narkoba,” tegasnya.

Untuk pemburuan penyalahgunaan narkoba, ia mengerahkan 50 anjing pelacak. “Anjing yang sudah sangat terlatih ini masing-masing dikawal oleh dua pawang yang merupakan petugas polisi. Anjing dan pawang sering kami kerahkan untuk mencari tempat-tempat penyembunyian narkoba,” paparnya. (joko/yp)