Sunday, 17 December 2017

Buka Tanwir Pemuda Muhammadiyah, Jokowi: Jaga Keberagaman

Rabu, 30 November 2016 — 21:13 WIB
Presiden Jokowi saat membuka Tanwir Pemuda Muhammadiyah. (Ist)

Presiden Jokowi saat membuka Tanwir Pemuda Muhammadiyah. (Ist)

‪JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi mengajak semua kalangan untuk menjaga keberagaman, dan Ini yang harus kita rawat dan kita jaga.
“Jangan sampai ada satupun di antara kita yang tidak menyadari akan pentingnya menjaga keberagaman,”  kata Jokowi dalam ceramah kebangsaan pada acara Tanwir I (Rapat Kerja Nasional) Pemuda Muhammadiyah, di Tangerang, Rabu sore, (30/11).

“Ada 34 provinsi, sudah saya kunjungi. Sudah hampir separuh kabupaten/kota dari 516 kabupaten/kota alhamdulillah juga sudah saya kunjungi. Dari titik nol di Sabang sampai titik di timur, di Merauke,” cerita Jokowi.

Dalam perjalanan  ke Kabupaten Nduga, kata Jokowi, yang diyakininya belum presiden  yang pernah berkunjung ke sana. Sebab, dibutuhkan upaya ekstra untuk mencapai wilayah terisolasi di kabupaten tersebut.

“Karena dari Wamena ke Nduga itu memerlukan waktu 4 hari jalan. Karena tidak ada jalan menuju ke sana, adanya hanya jalan setapak. Saya naik heli dari Wamena ke Nduga. Di Kabupaten Nduga tidak ada aspal, ada kotanya tapi tidak ada aspalnya. Saudara-saudara bisa membayangkan, itulah saudara-saudara kita,” kisahnya.

Jokowi mengatakan  di Miangas misalnya, yang disebutnya lebih dekat jaraknya dengan Filipina. ‪”Itu kalau dari Manado ke Pulau Miangas, kalau naik kapal itu 12 jam, itu di Kabupaten Talaud. Saya adalah presiden pertama yang ke Pulau Miangas. Dihuni oleh hanya 800 orang, kira-kira 220 KK (kepala keluarga). Ke Filipina kira-kira hanya 1 setengah hingga 2 jam naik kapal,” terang Jokowi.

Presiden mengatakan akhirnya menyadari dan merasakan betul bahwa bangsa Indonesia sangatlah beragam. Bahkan, dalam satu provinsi yang ia kunjungi, ia mendengar salam lokal yang berbeda-beda. “Kita ingin mengingatkan bahwa kita memang beragam, dan kita dituntut untuk menjaga keberagaman,” teranga Jokowi.

Hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut ialah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak. (Johara/win)