Monday, 10 December 2018

Punya Bini Terlalu Muda Si Kakek Ditinggal Kawin

Minggu, 4 Desember 2016 — 6:06 WIB
lapor

USIA sudah kepala enam, Mbah Dulkarim, 61, mengawini perempuan usia 30 tahunan. Akibatnya Ny. Rani, 36, tak merasa puas. Diam-diam dia kawin dengan lelaki lain yang masih josss. Wah, Mbah Dulkarim kalang kabut mencarinya. Setelah tahu masalahnya, dia terpaksa lapor ke polisi bahwa istri diserobot orang.

Usia sudah enam puluh tahun lebih, biasanya dilanda penyakit: nafsu besar tenaga kurang. Makanya harus tahu diri bahwa tak semua gunung masih bisa didaki. Maka bila kepepet ingin nikah lagi, sebaiknya cari yang usia 50 tahun ke atas. Bukankah di usia itu kan hanya butuh teman tidur, bukan untuk ditiduri.

Tapi Mbah Dulkarim dari Selayar Kabupaten Bulukumba Sulsel ini ini tak memahami kondisi akan dirinya. Badan sudah kehilangan potensi, punya bini yang masih sangat seksi. Ya empot-empotan, ibarat kayu dimakan bubuk, nafsu besar tenaga kurang. Ibarat mobil nanjak ke Puncak, sudah main gigi satu masih melorot juga. Untung belakang kosong.

Secara materi Rani memang selalu tercukupi. Tapi kebutuhan dasar manusia kan bukan hanya materil, tapi juga onderdil. Maka ketika di rumah sudah tidak lagi mendapatkan, Rani meski sudah punya dua anak dari Mbah Dulkarim, mencoba cari tokoh alternatip yang bisa diterima pasar. Dan ketemulah Wahidin, 40, seorang duda. Dibanding suaminya kini, asetnya memah sangat minim. Tapi dia kan kaya akan tenaga dalam, masih sangat rosa-rosa macam Mbah Maridjan.

Akhirnya, hubungan asmara di bawah tanah pun terjalin. Lama-lama tak tahan juga main gelap-gelapan, sehingga keduanya milih kabur bersama. Tinggal Mbah Dulkarim yang kelabakan. Dicari ke sana kemari tak kunjung ketemu dia lapor ke Polres Selayar, minta ditemukan istrinya dan diproses si pencurinya.

Bikin saja sayembara berhadiah, Mbah. (JPNN/Gunarso TS)