Tuesday, 25 September 2018

Baru Terdaftar 6 Bulan, Karyawan Kecelakaan Kerja Dapat Santunan Rp4 Miliar

Kamis, 8 Desember 2016 — 8:53 WIB
Dirut BPJS Ketenagakerjaan saksikan penyerahan santunan JKK Rp4 miliar untuk karyawan PT Antam

Dirut BPJS Ketenagakerjaan saksikan penyerahan santunan JKK Rp4 miliar untuk karyawan PT Antam

JAKARTA (Pos Kota) – Baru menjadi peserta enam bulan, karyawan PT Antam Pomala yang alami kecelakaan kerja terkena timah panas, menerima santunan biaya pengobatan dan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar Rp4 miliar dari BPJS Ketenagakerjaan.

Abdul Hakim (28) menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak September 2015, meninggal dunia setelah dirawat 4 bulan di RS Pertamina, akibat luka bakar tubuhnya mencapai 70%. Kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi pabrik PT Antam Pomala pada April 2016.

Pembayaran klaim atas kasus JKK diatas dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis diĀ  Kendari dihadapan perwakilan keluarga, PT Antam Pomala dan perwakilan pemerintah daerah Sulawesi Tenggara.

“Biaya perawatan dan pengobatan yang dikeluarkan PT Antam Pomala sebelumnya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan, di luar santunan kecelakaan kerja yang diterima oleh ahli waris dari Abdul. Total nilai klaim yang dibayarkanoleh BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp4,2 Miliar,” jelas Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto.

Menurutnya, pembayaran klaim JKK ini merupakan komitmen dan tugas BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya untuk melindungi pekerja Indonesia melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Sudah menjadi komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin seluruh perlindungan atas risiko-risiko kerja yang rawan terjadi, dan apabila kecelakaan kerja tidak bisa dihindari, sudah tugas kami untuk menanggung seluruh beban biaya perawatan dan pengobatannya, tentunya sesuai dengan mekanisme yang ada,” pungkas Agus.

DONASI

Pada kesempatan itu, Agus juga menerima donasi dari Bank Sultra untuk perlindungan 2.000 pekerja rentan di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Donasi kepesertaan dari CSR Bank Sultra diberikan melalui program GN Lingkaran agar pekerja rentan dapat bekerja dengan tenang karena dilindungi. Harapannya, mereka nantinya dapat melanjutkan membayar iuran sendiri,” kata Agus.

Saat ini, lanjutnya, melalui Gerakan Nnasional (GN) Lingkaran sudah 140 ribu pekerja rentan di Indonesia yang mendapat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKm). Bank Sultra adalah perusahaan ke 18 yang mendukung program GN Lingkaran.
(tri/sir)