Wednesday, 21 August 2019

Berkas Perkara Penghadangan Djarot Dilimpahkan ke Kejati DKI

Kamis, 8 Desember 2016 — 13:18 WIB
Sejumlah warga dibantu petugas kepolisian menggusir demonstran yang menggelar aksi di saat kampanye Djarot Saiful Hidayat di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).(dok)

Sejumlah warga dibantu petugas kepolisian menggusir demonstran yang menggelar aksi di saat kampanye Djarot Saiful Hidayat di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).(dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Tersangka NS, yang diduga sebagai pelaku penghadangan terhadap Calon Gubernur DKI Jakarta Djarot Saeful Hidayat, telah diserahkan oleh Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyebutkan, pelimpahan tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti kasus pengadangan tersebut dilakukan hari ini Kamis, (8/12/2016).

“Tahap dua hari ini. Itu tersangka dan barang buktinya kami serahkan ke Kejaksaan,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis, (8/12/2016).

Menurut Argo, nantinya Kejaksaan Tinggi akan menyerahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. “Sekarang tinggal nunggu jadwal sidangnya,” pungkasnya.

Laporkan NS dilimpahkan ke Polda Metro Jaya setelah Bawaslu menemukan adanya tindak pidana dalam kasus pengadangan tersebut.

Kepada penyidik, pria yang sehari-hari berjualan bubur ini mengaku manghadang Djarot karena membenci pasangannya dalam Pilgub DKI 2017 yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai telah menistakan agama.

NS dijerat Pasal 187 ayat (4) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang mengganggu jalannya kampanye. Dia diancam pidana penjara maksimal 6 bulan atau denda paling banyak Rp 6 juta. (Yendhi/win)