Friday, 16 November 2018

Bali Democracy Forum IX

Presiden Jokowi Akan Bantu Penyelesaian Krisis Rohingnya

Kamis, 8 Desember 2016 — 15:27 WIB
Presiden Joko Widodo (reuters)

Presiden Joko Widodo (reuters)

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi akan  membantu penyelesaian krisis kemanusiaan Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar. Menurutnya, Indonesia sudah mengambil langkah-langkah, berbicara dengan pihak terkait di tingkat Internasional.

Keinginan tersebut disampaikan Jokowi saat bertemu  dengan mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan di sela acara  “Bali Democracy Forum IX” di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12).

“Mr. Kofi Annan adalah ketua “Advisory Committee” untuk Rakhine State, jadi kita telah berbicara banyak dan dalam diskusi tadi beliau menyampaikan mengenai langkah-langkah yang perlu kita ambil dalam membantu kemanusiaan yang ada di Rakhine State,” kata Jokowi.

Dalam pertemuan sebelum pembukaan Bali Democracy Forum IX itu, Jokowi juga mengatakan akan mengirim bantuan logistik secepatnya ke Myanmar. “Saya juga telah memerintahkan kepada menteri untuk menyiapkan bantuan secepat-cepatnya untuk bisa dikirim,” ujar Presiden.

Adapun jenis bantuan yang akan dikirim oleh Indonesia dalam waktu dekat adalah dalam bentuk makanan dan selimut. Presiden mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan Myanmar, jenis bantuan itulah yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat Rohingya di sana.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Kofi Annan yang juga sekaligus menjabat sebagai Chairman Kofi Annan Foundation, mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di negara bagian Rakhine.

Selain langkah jangka pendek, Menteri Retno juga mengaku telah mendapat instruksi dari Presiden untuk mempersiapkan langkah jangka panjang.

“Untuk langkah yang lebih panjang ada beberapa hal yang diperlukan, dan kita sudah membahasnya dengan state counsellor Aung San Suu Kyi yakni pemberian kapasitas di bidang. “Good Government Democracy”, dan dan juga di bidang HAM. Ini program sudah kita lakukan tapi akan diteruskan karena ini merupakan hal penting,” ujar Retno.

Turut mendampingi  Jokowi  dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Johara/win)