Thursday, 23 November 2017

Pelayaran Diminta Waspada Cuaca Buruk

Selasa, 13 Desember 2016 — 0:15 WIB
kapal-sub-1

JAKARTA (Pos Kota) – Cuaca buruk disertai angin kencang, semua syahbandar pelabuhan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut agar meningkatkan pengawasan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

Sebab beberapa hari ini terjadi musibah kecelakaan kapal tenggelam, kandas, tabrakan, terbakar dan lainnya di perairan Indonesia.

Harapan itu dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) A. Tonny Budiono yang dituangkan dalam maklumat Nomor: 190/XII/DU-16 tanggal 7 Desember 2016 perihal Kewajiban Pelaksanaan Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran.

Maklumat itu ditujukan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, para Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Kantor Pelabuhan Batam, para Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan dan para Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai di seluruh Indonesia.

“Ini kita keluarkan maklumatnya untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari, sekaligus untuk meningkatkan pelaksanaan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim,” ujar Tonny Senin (12/12).

Dirjen juga minta agar Kepala UPT juga mengawasi setiap kegiatan embarkasi dan debarkasi atau turun naiknya penumpang kapal termasuk memastikan agar tidak ada penumpang berada di dalam mobilnya saat berada di atas kapal.

“Mesin kendaraan harus dalam kondisi mati ketika sudah berada di atas kapal, pastikan juga awak kapal untuk mengawasi penumpang agar tidak merokok atau membuang puntung rokok di sembarang tempat selama berada di atas kapal,” tulis Dirjen Hubla.

Guna mencegah kebakaran di galangan, Tony berharap kepala UPT mengawasi setiap perbaikan kapal khususnya pekerjaan pengelasan dan pengisian bahan bakar dan setiap bongkar muat khususnya bongkar muat barang berbahaya dan barang khusus/barang berat yang berpotensi terjadinya kecelakaan di pelabuhan.

Untuk nakhoda kapal diingatkan agar selalu mengawasi pergerakan lalu lintas kapal secara visual dan memperhatikan laporan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar kecelakaan ditengah laut dapat dihindari. (dwi)