Thursday, 24 August 2017

Mau Kaya Jangan Korupsi!

Kamis, 15 Desember 2016 — 6:10 WIB
korupsi

MAU kaya? Jangan ditanya, semua orang akan menjawab ‘mau’. Kecuali ditanya sebaliknya, mau miskin? Pasti semua menggeleng. Walau untuk jadi kaya nggak semudah membalikan telapak tangan.

Di situ ada yang namanya kerja keras, pantang menyerah. Ia bisa bekerja dengan tekun, sampai meraih jabatan yang tinggi dengan gaji yang tingi pula. Atau jadi pengusaha. Boleh usaha apa saja, dari jualan kerupuk,warteg, kafe atau usaha bidang jasa. Sekarang banyak tuh, jasa angkutan, jasa kirim barang, jualan tiket secara online. Wah, banyaklah. Atau boleh juga terjun ke bidang properti? Bisa membangun perumahan atau apartemen? Silakan saja. Yang penting dengan jalan yang sesuai prosedur. Jangan lahan resapan air dibangun gedung. Kayaknya itu bakalan merugikan orang banyak.

Jangan juga kepingin kaya, malah melakukan pekerjaan yang nggak halal?
Seperti merampok, mencuri, membegal, menipu, atau menguras ATM? Itu nggak boleh, Bung! Celakanya ada yang nekat juga. Gawat!

Hem, ada juga yang memperkaya dengan cepat, dan bergaya duduk di balik meja. Lalu sret, sret, tanda tangan, sambil menikmati minuman dan makanan lezat. Oh, indahnya. Cuma kalau yang mau begitu, ya harus jadi pejabat. Pejabat yang tentu saja bisa mengolah uang negara jadi milik sendiri. Hasilnya, wow luar niasa. Milyaran rupiah.
Hemm, ngomong-ngomong ada nggak ya, ‘hari korupsi’ dan diperingati, gitu? Misalnya satu hari itu, di hari ‘jadinya’ mereka para koruptor ramai-ramai pada melakukan pengakuan dosa. “ Ampun, saya nggak korupsi lagi. Tuh uang hasil korupsi, saya kembalikan pada negara!”

Ah, tapi kayaknya nggak keren, korupsi kok diperingati?

Korupsi itu, ya diberantas. Sampai tuntas! – massoes