Tuesday, 25 September 2018

Soal Fatwa MUI, Kapolda Metro Minta Jaga Toleransi

Senin, 19 Desember 2016 — 17:01 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan (embun)

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan (embun)

JAKARTA (Pos Kota) – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengimbau semua pihak tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umatberagama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal itu dikatakan Kapolda dalam menyikapi terbitnya Fatwa MUI No.56 Tahun 2016, 14 Desember 2016, tentang fatwa haram bagi umat muslim yang menggunakan atribut berkaitan dengan perayaan Natal.

“Umat beragama harus saling menjaga toleransi antarsesama, harmoni dalam toleransi. Kita kedepankan kesederhanaan dan saling menjaga jangan sampai intoleransi,” ujar M Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/12/2016).

Kapolda menyebut, harmoni dalam toleransi adalah pondasi dalam membangun Indonesia yang senantiasa tetap dalam satu kesatuan yang disimbolkan dalam lambang Bhineka Tunggal Ika.

“Jadi harus ada langkah tindak lanjut yang lebih komprehensif, yaitu membangun harmoni dan toleransi tanpa menimbulkan multitafsir,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat atau ormas mampu menyikapi Fatwa MUI dengan bijak. “Jadi kalau hendak sosialisasi jangan pakai kekerasan, jangan membuat masyarakat ketakutan,” tambah Kapolda.

Menurutnya, aparat akan bertindak tegas sesuai aturan hukum. “Masyarakat tetap harus dilindungi, jika ada yang melanggar hukum seperti melakukan sweeping, kita akan tindak tegas,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, fatwa MUI tersebut merupakan bentuk toleransi umat beragama tanpa meleburkan diri dengan keyakinan agama lain.

Lukman berharap fatwa itu agar dipatuhi umat Islam. Namun tetap tanpa harus mengurangi rasa hormat pada lingkungan sekitar dan rasa menghargai keyakinan agama lain. (embun/yp)