Sunday, 28 May 2017

Rp 18 Miliar ‘Uang Bau’ untuk Warga Bantargebang Belum Cair

Kamis, 22 Desember 2016 — 8:55 WIB
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

BEKASI (Pos Kota) – Tampaknya, warga di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantergebang, Bekasi harus lebih bersabar. Pasalnya, sampai saat ini ‘uang bau’ yang dijanjikan Pemprov DKI Jakarta belum juga cair.

“Belum. Tapi, semoga bisa minggu ini,” kata H Dadang Hidayat, Asisten Daerah III Pemkot Bekasi, kemarin.

Disebutkan, pihaknya belum lama sudah menanyakan lagi ke Pemprov DKI dan dijawab akan bisa dikirim pada pekan ini. Pengiriman dilakukan melalui transfer langsung ke rekening warga.

“Langsung ke rekening warga,” katanya.

Uang kompensasi itu diperuntukkan bagi 18 ribuan KK warga di sekitar TPST. Besaran kompenasi Rp 500 ribu per bulan. Setiap KK akan dikirim langsung dua bulan atau Rp 1 juta.

“Ya sekitar Rp 18 miliar bantuan yang akan diberikan,” kata Dadang.

Harapan bisa cair ini sebenanya sudah ditunggu warga sejak lama. Setidaknya, sejak awal November harapan ini sudah disampaikan ke Camat maupun Pemkot Bekasi. Termasuk saat Plt Gubernur DKI Sumarsono ke TPST.

Camat Bantargebang, Asep Gunawan, yang dihubungi membenarkan jika uang bau itu sampai saat ini belum cair. “Belum. Semoga segera,” katanya.

Sesuai adendum atau kesepakatan maka permintaan warga maupun Pemkot Bekasi akan dipenuhi Pemda DKI Jakarta.

Camat Asep pernah menyebutkan jika pemberian uang kompenasasi bagi warga ini akan dilaksanakan langsung transfer ke rekening warga. “Setiap KK mendapatkan Rp 500 ribu,” katanya.

Jumlah KK setelah pendataan juga mengalami kenaikan, atau sebanyak 18.024 KK yang tersebar di 3 kelurahan. Yakni Kelurahan Sumur Batu, Cikiwul dan Ciketing Udik. (chotim)