Wednesday, 14 November 2018

Libur Natal, Pedagang Burung di Pasar Pramuka Panen Rejeki

Senin, 26 Desember 2016 — 23:29 WIB
Love bird yang banyak dimintai pembeli

Love bird yang banyak dimintai pembeli

JAKARTA (Pos Kota) – Berbagai macam cara warga DKI Jakarta memanfaatkan hari libur Natal dan Tahun Baru. Ada yang bepergian ke mancanegara, luar daerah, maupun tempat rekreasi di Ibukota, namun ada pula berkunjung ke pasar burung atau ikan hias seperti di Pasar Pramuka maupun Pasar Jatinegara.

Pada suasana libur cuti bersama ini, kedua pasar tadi diserbu pengunjung. Ada yang bertujuan membeli burung atau ikan hias, namun ada pula yang sekadar cuci mata melampiaskan hobi. “Daripada uangnya buat bayar tiket masuk tempat hiburan, mendingan buat beli burung,” ujar Hardiyanto, pengunjung Pasar Burung Pramuka, di Jalan Raya Pramuka, Jaktim, Senin (26/12). Dia bersama istri dan dua anaknya berkunjung ke pasar burung yang terdapat sekitar 400 kios.

Hardiyanto, warga Kemayoran, Jakpus ini membeli burung murai lampung seharga Rp 400 ribu. “Uang sebesar ini kalau dipakai jalan-jalan sekeluarga di Ancol Taman Impian langsung habis seketika, bahkan mungkin kurang. Tapi di sini, kami bisa bawa pulang burung kesayangan,” ujarnya. Dari sejak Jumat lalu hingga Senin, pengunjung pasar burung terbesar di Ibukota melonjak tajam.

Ratusan pedagang burung maupun pakan, sangkar, dan pernak-perniknya banyak yang panen rezeki. “Saat ini jenis burung yang lagi musim adalah love bird dan kenari. Jumlahnya sangat banyak, karena love bird import dari Taiwan lagi booming,” ujar Gito, salah satu pengepul.

Selama tiga hari libur ini, ia berhasil menjual ratusan ekor burung love bird dan kenari. “Untuk love bird harga per ekor mulai dari Rp 300 ribu sampai jutaan rupiah. Sedangkan kenari lokal dari Rp 80 ribu sampai Rp 400 ribu,” papar pedagang asal Solo, Jateng. Menurutnya selama libur tiga hari ini, banyak pedagang yang panen rezeki karena dagangan laris-manis.

Sementara itu, pusat penjualan aneka binatang di Pasar Jatinegara juga diserbu pengunjung. Di pasar tersebut banyak pedagang menjual binatang reptil, kelinci, tupai, aneka burung, sampai ikan hias. Pengunjung yang membawa anak balita umumnya membeli ikan hias maupun kelinci. “Ikan hias paling laris jenis ikan mas. Rupanya warna-warni sehingga disukai anak-anak,” kata Warmo, pedagang ikan hias. (Joko)

  • Mangap

    Pasar Pramuka harus rajin dicek dan dimonitor dari penyakit hewan