Tuesday, 20 November 2018

Menorobos Sistem Satu Arah ke Puncak, Empat Mobil TNI Dihentikan Polisi

Senin, 26 Desember 2016 — 23:12 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Empat mobil berplat nomor militer, menerobos sistem satu arah Ciawi ke Puncak Bogor yang diberlakukan oleh Polres Bogor Senin (26/12) sore.

Takut membahayakan pengemudi lain, akhirnya mobil anggota TNI itu dihentikan anggota Lalulintas saat sudah masuki tanjakan Pasir Muncang, Gadog .

“Iring-iringan mobil TNI terpaksa dihentikan anggota polisi yang berjaga di jalur, karena sangat berbahaya,” kata Iptu Asep Saefudin, Kanit Laka Lantas Polres Bogor kepada wartawan.

Iring-iringan empat mobil militer ini, ternyata tidak membawa penumpang anggota TNI.
Salah satu mobil berwana hitam Mitsubishi Pajero Sport yang menggunakan plat militer bernomor 6836-00 yang membuka kaca mobil saat diberhentikan anggota, justru membawa dua pemuda.

Parahnya saat ditanya petugas, sopir mobil berplat militer ini malah menjawab seadanya.
“Kami hendak ke Puncak. Saya tidak tau sedang diberlakukan sistem satu arah menuju Jakarta,”jawabnya.

“Polisi meminta empat mobil TNI ini untuk memutar balik menuju pintu Tol Ciawi menuju Jakarta. Suasana di jalur kembali normal,”ujar Kanit Laka Lantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin.

Kepolisian juga tidak mengetahui pasti, apakah pemuda yang juga penumpang dalam empat mobil TNI adalah anak pejabat.

“Apakah mereka anak pejabat atau tidak, saya kurang paham. Yang pasti, mereka melawan arah dan tugas kami untuk meminta kembali. Anak muda itu mengaku mau ke Puncak tapi melawan arus one way dan membahayakan nyawa orang lain, kami berhentikan,”ujarnya.

Ia berharap, sistim satu arah yang diberlakukan Satlantas Polres Bogor di Jalur Puncak, wajib dipatuhi oleh semua pengendara. (yopi)

  • Mangap

    surat suratnya diperiksa nggak pak ?